"Kita akan bangun landed house. Di mana 300 pensiunan (dari) Jepang akan beli," kata Direktur GRTP, Bally Saputra di sela-sela acara topping off Pancoran Riverside di Jakarta, Kamis (19/7/2012).
Bally menambahkan, proyek ini akan menjadi yang paling mewah di Asia. Tiap unit rumah yang akan digarap GRTP ini mencapai Rp 5 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lahan tersebut ada di bekas Vietnam. Jadi di sana akan menjadi wisata. Di sana baru kita develop akhir 2013," tegas Bally.
Meski belum ada aturan kepemilikan asing, Bally yakin pemerintah akan memberi lampu hijau untuk WNA memiliki properti di Indonesia.
"Kepemilikan asing tinggal tunggu waktu. Dalam satu, dua tahun pasti sudah diputuskan," imbuhnya.
Pada bagian lain, Bally menjelaskan salah satu proyek perseroan apartemen Pancoran Riverside telah menyelesaikan penutupan atap (topping off) dua tower, Bariang dan Caniago. Dari 2400 unit yang tersedia, 70% diantaranya sudah terjual.
Pada tower Caniago, sebagian besar akan berfungsi sebagai hotel murah (budget hotel). Rox Hotel rencananya akan menyediakan 44 kamar, dan sebagai tempat singgah pada pebisnis dari luar Jakarta.
(wep/ang)











































