Pasar ritel atau mal di Jabodetabek dan Banten terus berkembang seiring kenaikan konsumsi masyarakat. Pelaku ritel pun terus melakukan ekspansi. Khusus Tangerang, wilayah ini siap kedatangan dua pusat perbelanjaan baru, yakni Mal Alam Sutera dan Mal Bale Kota.
Berdasarkan data properti komersial triwulan II-2012 Bank Indonesia (BI), kedua mal sewa yang masih dalam tahap konstruksi ini diharapkan akan menambah pasokan sekitar 107.515 m2 pada akhir tahun di Banten. Sementara akumulasi pasokan per Juni relatif tidak bertambah, tetap 450.175 m2.
"Meski tetap, namun ekspansi yang dilakukan oleh peritel telah mendorong tingkat hunian meningkat dari 86,53% menjadi 86,69%, demikian pula dengan tarif sewa yang sedikit meningkat 0,75% (qtq) menjadi Rp 403.310 per m2 per bulan," jelas laporan survei BI yang dikutip, Minggu (12/8/2012)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada triwulan II-2012 ruang ritel tersewa naik tipis 10.054 m2 dibandingkan triwulan I-2012, sehingga tingkat hunian ritel menjadi 93,74%.
"Peritel di bidang food and beverage, perlengkapan rumah tanggan dan mainan, menjadi pelaku utama yang mendominasi transaksi penyewaan pada triwulan ini," jelas laporan itu.
Pengelola juga menaikan tarif sewa sekitar 2,69% (qtq) atau 6,55% 9yoy) menjadi Rp 539.206 per m2 per bulan. Kenaikan tarif sewa yang tipis ini disebabkan oleh kompetisi antar peritel yang makin kompetitif.
"Suplai ritel sewa di Jabodetabek pada triwulan mendatang diperkirakan akan kembali menggeliat dengan selesainya Ancol Entertaiment Center dan Kota Casablanca (yang sempat tertunda) dengan total pasokam 385.000 m2," jelas laporan itu.
"Hingga penghujung 2012 jumlah pasokan ruang ritel yang diharapkan masuk ke pasaran adalah seluas 601.860 m2," terang laporan BI.











































