Demikian dikutip dari survei properti Bank Indonesia (BI) yang dikutip, Selasa (21/8/2012).
Survei tersebut mengatakan, apartemen di Jakarta banyak disewa oleh para ekspatriat yang berasal dari Jepang, Korea, Amerika, Eropa, India, dan Arab.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain untuk hunian para ekspatriat, apartemen di Jakarta juga sering disewa untuk akomodasi rapat para instansi dan perusahaan.
Dalam survei BI disebutkan, pasokan apartemen di Jakarta sepanjang triwulan II-2012 tetap sebanyak 11.872 unit, namun permintaan terus meningkat pesat.
Tingkat hunian dan tarif sewa apartemen di Jakarta pada triwulan II-2012 meningkat masing-masing sebesar 0,53% dan 4,47%. Tarif sewa apartemen di Jakarta pada triwulan II-2012 menjadi Rp 173,620/m2/bulan. Secara keseluruhan tarif sewa ini naik sebesar 14,61% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Seiring dengan semakin stabilnya perekonomian dan didukung oleh daya beli masyarakat yang semakin tinggi, maka permintaan apartemen sewa pun diperkirakan akan naik juga.
Apartemen sewa merupakan alternatif hunian selain hotel dan penginapan lain untuk para wisatawan juga ekspatriat yang ingin tinggal lebih lama dalam menikmati liburan di Jakarta.
(zlf/dnl)











































