BNI Masih Pikir-pikir Biayai Rumah Format Sewa-Beli

BNI Masih Pikir-pikir Biayai Rumah Format Sewa-Beli

Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Senin, 22 Okt 2012 16:11 WIB
BNI Masih Pikir-pikir Biayai Rumah Format Sewa-Beli
Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero) masih mempertimbangkan usulan Real Estate Indonesia (REI) untuk membiayai rumah dengan format sewa-beli. Jangka waktu sewa menjadi pertimbangan utama perseroan sebelum mengambil keputusan.

"Kita masih kaji untuk rumah sewa beli," kata Vice President Consumer & Retail Landing BNI, Indrastomo Nugroho di Jakarta, Senin (22/10/2012).

Ide pembangunan rumah sewa beli bukanlah baru. REI sudah mengusulkan ini cukup lama. Tujuan pembangunan rumah model ini untuk mengurangi backlog perumahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Skema yang ditawarkan, pengembang menyediakan rumah kemudian disewa bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Jangka waktu sewa rumah sekitar lima tahun.

Pada tahun ke-6 masyarakat yang telah menempati hunian berhak mengajukan pembelian melalui skema Kredit Pembiayaan Rumah (KPR). Nah, BNI menjadi salah satu perbankan yang diajak kerja sama.

"Dengan sewa terlebih dahulu, diharapkan masyarakat punya kemampuan untuk melakukan pembelian pada saat jangka waktu sewa usai," tutur Indrastomo.

"Dan saat itu, bisa melakukan KPR dengan kita. Namun kita masih menghitung, jangka waktu sewa. Memang (REI) mengajukan lima tahun," tegasnya.

Perseroan memang intensif mendukung pembiayaan perumahan di Indonesia. Contoh terbaru, BNI bersama REI menyelenggarakan pameran serentak di 20 kota. Target Rp 4 triliun transaksi akan menjadi acuan kesuksesan BNI-REI Expo kali ini.

"Kalau transaksinya mencapai Rp 3,5 triliun, tahun depan ayo kita gelar lagi pameran realestat yang lebih besar," janji Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo.

Perseroan pun condong memberi kredit rumah bagi pembeli pertama karena risiko kreditnya cenderung rendah. Mereka juga menjadi prioritas karena kelompok masyarakat tersebut sangat membutuhkan tempat tinggal.

"Kami fokus para pembeli rumah pertama karena risikonya jauh lebih kecil dibandingkan pembeli rumah yang bertujuan untuk investasi. Ini yang mendorong BNI bersedia menjadi pendukung tunggal pameran realestat REI selama 9 hari ke depan,” ungkap Gatot waktu itu.

(wep/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads