"Kami terus mencatatkan angka marketing sales yang melebihi prediksi awal, karena kami terus mengakuisisi lebih banyak proyek. Pada awal tahun ini, kami memperkirakan marketing sales perusahaan akan mencapai Rp 4,3 triliun, namun kini kami yakin marketing sales akan mencapai lebih dari Rp 5,0 triliun," kata Direktur Utama dan CEO Agung Podomoro Trihatma Kusuma Haliman dalam keterangan tertulisnya, Rabu (31/10/2012)
Selain itu pembukukan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp 3,515 triliun hingga periode September 2012. Dibandingkan dengan pendapatan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 2,671 triliun, terjadi peningkatan sebesar 31,6%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tercatat laba kotor meningkat menjadi Rp 1,605 triliun pada periode tersebut atau tumbuh 52,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Marjin laba kotor meningkat menjadi 45,7%, dikarenakan meningkatnya marjin laba kotor dari pendapatan berulang dan penjualan strata. Laba yang tersedia bagi pemilik entitas induk tumbuh 52,1% menjadi Rp 682,7 miliar dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp 448,8 miliar.
"Sebagaimana diprediksi pada awal tahun, tahun 2012 juga akan menjadi tahun yang luar biasa bagi APLN. Hingga September 2012, kami telah meningkatkan penjualan dan pendapatan perusahaan sebesar 32%, dan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 52% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Kami juga berada di jalur yang tepat untuk meningkatkan pendapatan berulang yang saat ini telah memberikan kontribusi sebesar 17%. Pencapaian yang diatas perkiraan ini dikarenakan pengakuan penjualan yang lebih cepat sesuai penyelesaian proyek kami yang lebih cepat. Kami yakin performansi yang bagus ini akan berlanjut hingga akhir tahun," katanya.
(hen/dnl)











































