Pemilik rumah samping tempat tinggal Obama sedang mencari pembeli. Harga yang ditawarkan sebanyak US$ 899.000 (Rp 8,1 miliar).
"Kami sudah berusaha menghubungi keluarga Obama melalui kurator dan Secret Service (Pasukan Pengaman Presiden AS) apakah Obama tertarik untuk membelinya lebih dulu, ternyata mereka menolak," kata agen properti Anthony Rouches dikutip AFP, Rabu (14/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sedang mencari tahu bagaiman reaksi pasar atas penjualan ini. Tidak banyak ada lahan dekat rumah presiden yang dijual ke pasar," katanya kepada AFP.
Ini bukan pertama kalinya rumah tetangga Obama ditawarkan ke pasar. Dua tahun lalu, rumah yang berada tepat di seberang rumah Obama terjual US$ 1,4 juta (Rp 12,6 miliar), harga yang saat itu jauh lebih tinggi daripada harga normal.
Sementara dua tanah kosong tepat di samping rumah Obama saat ini masih dikosongkan secara sengaja oleh Secret Service. Selain itu, beberapa barikade juga ditempatkan di sekitar halaman rumah Obama untuk menghindari penyusup yang masuk sembarang.
Meski dengan pengamanan yang sedemikian ketat, keluarga Obama justru jarang menghabiskan malam di rumah tersebut. Rouches menambahkan, harga tanah di lokasi tersebut akan terus naik atas sentimen Obama tersebut.
Lingkungan tempat tinggal Obama itu bernama komplek perumahan Kenwood yang terletak di bagian selatan Chicago.
(ang/dnl)











































