Gubernur DKI Jakarta Jokowi, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto(Djokir) dan Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz telah mencapai kata sepakat untuk menormalisasi Sungai Ciliwung, Jakarta. Rencananya 34.000 warga bantaran Ciliwung akan dipindah ke 22 tower rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang akan dibangun Kemenpera.
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan koordinasi dengan Kemenpera dan Pemda DKI untuk berbagi tugas dalam menormalisasi Sungai Ciliwung.
"Kita bagi-bagi tugas, Menteri PU tugasnya memberi izin pembangunan, konstruksinya Menpera dan pembebasan lahannya oleh Pemda DKI," ungkap Djoko usai melakukan pertemuan dengan Jokowi dan Djan Faridz di kantor Kementerian PU, Rabu (14/11/12).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi sungai itu dinormalisir sesuai dengan ukuran agar bisa menampung air hujan. Untuk itu harus memindahkan masyarakat yang ada disitu. Pindahnya jangan jauh-jauh dari situ, dengan dibuatkan rusunawa," lanjut Djoko.
Sementara itu Menteri Perumahan Rakyat,Djan Faridz mengatakan, nantinya sekitar 34.000 orang akan direlokasi ke 22 tower rusunawa. "Nanti akan ada 34.000 yang dinormalisasikan," katanya.
Secara terpisah, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan, pihaknya dengan pemerintah telah mencapai kata sepakat untuk membuat rusun. Menurut Jokowi, dananya nanti akan dibagi antara APBD dan APBN.
"Tentu saja harus menyiapkan rusun yang ada di dekat-dekat itu. Intinya sudah sepakat semuanya. Dananya gabungan antara APBN dan APBD. Kalau nilainya saya nggak hafal," kata Jokowi.
(zlf/hen)










































