Rambah Bisnis Perhotelan, Adhi Karya Bangun 4 Hotel Rp 450 Miliar

Rambah Bisnis Perhotelan, Adhi Karya Bangun 4 Hotel Rp 450 Miliar

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Rabu, 12 Des 2012 13:11 WIB
Rambah Bisnis Perhotelan, Adhi Karya Bangun 4 Hotel Rp 450 Miliar
Jakarta - PT Adhi Karya Tbk menangkap peluang besar pada bisnis perhotelan di kota-kota besar Indonesia. Tahun ini, Adhi Karya akhirnya membentuk divisi properti dan perhotelan.

Kepala Divisi Properti dan Hotel Adhi Karya Renny Soviahani menjelaskan, pihaknya siap membangun dan meluncurkan 4 buah yang terdiri dari yakni 1 hotel bintang 4 dan 3 hotel bintang 3. Hotel-hotel tersebut akan dibangun di 4 kota besar Indonesia dan bernama Hotel GrandDhika.

"Di 2014 semua hotel sudah beroperasi," tutur Renny kepada wartawan di rumah makan kawasan SCBD, Jakarta, Rabu (12/12/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nantinya hotel tersebut akan dibangun secara bertahap mulai semester I-2013. Hotel yang dibangun yakni Hotel GranDhika Blok M di Jakarta, GranDhika di Bekasi, GranDhika di Ngagel Surabaya, dan GranDhika di Dago Bandung.

Untuk pembangunan hotel ini, Adhi Karya akan menggelontokan investasi hingga Rp 450 miliar. "Jadi 4 hotel total Rp 450 miliar. Capex Rp 151 miliar sisanya 2014," tambahnya.

Untuk pembangun 4 buah hotel ini, Adhi Karya menggunakan dana yang diperoleh dari penerbitan obligasi di 2012 dan 2013. Selain itu, untuk pembangunan hotel di Surabaya dan Bandung, Renny menjelaskan pihaknya akan bersinergi dengan BUMN yakni PT BBI dan PT Kimia Farma Tbk untuk pemanfaatan lahan miliki dua perusahaan plat merah.

"Sinergi dengan BUMN, Jakarta dan Bekasi tanah milik Adhi, Surabaya dan Bandung kerjasama dengan BUMN. Surabaya dengan BBI dan bandung dengan kimia farma," tambahnya.

Di tempat yang sama, Corporate Secretary Adhi Karya menjelaskan untuk pengembangan bisnis perhotelan, di 2013 Adhi Karya akan menganggarkan belanja modal (capex) mencapai Rp 151 miliar.

"Capex 2013 untuk properti Rp 155 miliar, real estate Rp 298 miliar, hotel Rp 151 miliar. Itu didanai oleh obligasi, kami sudah meluncurkan obliasi tahap I 2012, tahap 2 kita keluarkan triwulan II-2013," kata Amrozi.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads