"Di 2013 sampai 30% dari laba operasi, jadi Adhi nggak memanfaatkan jasa kontruksi," tutur Sekretaris Perusahaan Adhi Karya Amrozi di rumah makan kawasan SCBD, Jakarta, Rabu (12/12/2012).
Untuk bisnis properti di 2013, Adhi Karya melalui anak usahnya PT Adhi Persada Properti akan membangun dan meluncurkan dua proyek tower apartemen di Depok dan Bekasi bernama Grand Taman Melati Margonda dan Grand Dhika City Bekasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita merencanakan proyek baru, hari ini kita rilis 2 proyek baru. Kelanjutan Taman Melati Margonda," tambahnya.
Di tempat yang sama Dirut PT Adhi Perada Realty Ferry Febrianto menjelaskan, untuk proyek real estate pihaknya akan membangun perumahan yakni The Taman Dhika Cinere Jakarta Selatan dan The Taman Dhika Sidoarjo Jawa Timur.
Alasan mengembangkan hunian di Sidoarjo karena melihat pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur sangat tinggi apalagi didorong oleh pertumbuhan kelas menengah yang kemudian memicu kebutuhan akan rumah.
"Rencana awal di Sidoarjo dan Cinere selesai 2018 atau 5 tahun (pengembangan proyek). Kalau animo pasar besar, kita akan percepat, tapi akan mempengaruhi nilai investasi. Sidoarjo milik kita sendiri (tanah)," tambahnya.
Selain itu, Adhi Karya membentuk lini bisnis baru yakni hotel. Pendirian ini untuk memanfaatkan aset tanah Adhi Karya dan juga menangkap peluang bisnis perhotelan.
Kepala Divisi Properti dan Hotel Adhi Karya Renny Soviahani menjelaskan, pihaknya siap membangun dan meluncurkan 4 buah hotel yang terdiri dari yakni 1 hotel bintang 4 dan 3 hotel bintang 3. Hotel-hotel tersebut akan dibangun di 4 kota besar Indonesia dan
bernama Hotel GrandDhika.
"Di 2014 semua hotel sudah beroperasi," tuturnya.
Nantinya hotel tersebut akan dibangun secara bertahap mulai semester I-2013. Hotel yang dibangun yakni Hotel GranDhika Blok M di Jakarta, GranDhika di Bekasi, GranDhika di Ngagel Surabaya, dan GranDhika di Dago Bandung.
(hen/dnl)










































