Pengembang Kota Modern di Tangerang, PT Modernland Realty Tbk (MDLN), meluncurkan klaster baru Neo Pasadena. Pembangunan klaster baru ini menelan investasi Rp 50 miliar.
Klaster ini dibangun eksklusif dengan jumlah sangat terbatas yakni hanya 29 unit yang dibangun di atas lahan seluas 5.500 m2. Penjualan perdana (launching) klaster Neo Pasadena dilakukan Rabu kemarin.
Seperti penjualan sebelumnya, masyarakat begitu antusias terhadap properti residensial milik perseroan. Terbukti saat launching seluruh rumah di klaster Neo Pasadena yang dipasarkan habis terjual (sold out).
Sesuai dengan namanya, Neo Pasadena merupakan bagian dari pengembangan klaster Pasadena dan Sakura yang keduanya berada di lokasi yang berdekatan. Kini, hampir keseluruhan rumahnya telah dihuni, jadi lingkungannya sudah hidup.
“Neo Pasadena dirancang menjadi klaster eksklusif dengan jumlah rumah yang sangat terbatas. Ideal untuk konsumen yang mendambakan sebuah hunian di satu klaster dengan jumlah populasi yang tidak terlalu banyak,” ujar Managing Director MDLN Andy K. Natanael dalam siaran pers, Jumat (1/3/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masing-masing rumah yang dijual mulai dari Rp 1,2 miliar sampai Rp 1,6 miliar ini menyediakan space lahan di sisi belakang yang cukup memadai untuk area pengembangan ruang.
“Bahkan, kami sudah menyiapkan layout pengembangannya agar tidak mengganggu bangunan inti,” tambah Andy.
Target 2013
Emiten berkode MDLN itu optimistis tahun ini dapat meraih penjualan (marketing sales) Rp 2,6 triliun. Naik 260 % dibandingkan perolehan tahun 2012 lalu yang sebesar Rp 1 triliun lebih.
“Banyak faktor yang dapat mendukung untuk tercapainya target tersebut, baik internal maupun eksternal. Jadi kami optimis dapat mencapai target tersebut,” kata Andy.
Sepanjang semester pertama tahun ini PT Modernland Realty Tbk. akan fokus pada tiga kegiatan. Pertama, merampungkan pembangunan hunian di sejumlah klaster yang telah terjual selama dua tahun belakangan seperti klaster Costa Rica dan La Valetta.
Kedua, merampungkan pembangunan komplek ruko La Valetta, Costa Rica, dan Modern Walk. Tujuannya, selain untuk memenuhi komitmen melakukan serah terima kepada konsumen tepat waktu, juga dimaksudkan agar penghuni dapat menikmati tambahan beragam fasilitas yang akan dibuka di tiga komplek ruko itu.
Dengan fasilitas yang makin lengkap, harga propertinya otomatis juga akan ikut meningkat. “Sehingga investasi yang ditanam konsumen kami naik lagi,” tutur Andy.
Ketiga, tahun ini Modernland Realty akan melakukan revitalisasi lahan di area pengembangan tahap pertama. Optimalisasi pemanfaatan lahan itu dilakukan melalui pembangunan apartemen dan kondotel di area premium di sekeliling kawasan lapangan golf.
Kondotel ini kelak pengoperasiannya bekerjasama dengan dengan salah satu operator hotel bertaraf internasional. Pasalnya, setahun terakhir banyak sekali konsumen yang meminta agar pembangunan kondotel dipercepat.
Populasi Kota Modern (480 Ha) saat ini sudah mencapai 6.500 kepala keluarga (KK) lebih. Jumlah tersebut dalam waktu dekat akan bertambah kurang lebih 1.000 KK yang akan menghuni rumah di sejumlah klaster yang telah sold out sepanjang 2011-2012. Di luar itu juga masih ada potensi penghuni dari 200 lebih konsumen yang telah membeli ruko di Costa Rica, La Valetta dan Modern Walk.
Kota Modern saat ini sudah memiliki beragam fasilitas untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidup penghuninya. Seperti Padang Golf Modern & Sport Club seluas 80 hektar, Sekolah Harapan Bangsa, BPK Penabur, Rumah Sakit Mayapada, dua buah SPBU, pasar modern, hingga restoran. Keberadaan Kota Modern di jantung kota Tangerang yang notabene sebagai pusat pemerintahan sekaligus pusat bisnis, menjadikan Kota Modern sebagai salah satu kawasan hunian terlengkap di Tangerang.
Kondisi geografis Kota Modern yang bebas banjir menjadi nilai lebih. Belum lagi akses menuju Bandara Soekarno-Hatta yang dapat ditempuh dalam waktu sangat singkat. Kawasan Kota Modern memiliki lima akses yakni Tol Merak, Tol Bandara Sedyatmo, jalan Raya Daan Mogot, Jalan Raya Serpong, dan Jalan Cipondoh Raya. Akses tol menuju bandara Soekarno Hatta yang akan segera dibangun membuat Kota Modern semakin strategis.
(ang/dnl)











































