BUMN properti Perum Perumnas akan membangkitkan kembali program 1.000 tower rumah susun sederhana milik (rusunami) bersubsidi. Tahun ini perseroan akan membangun 25 tower dengan investasi per tower senilai Rp 50 miliar atau totalnya sekitar Rp 1,25 triliun.
"Tahun ini kita sedang on going 25 tower. Untuk investasi 1 tower itu bisa menghabiskan Rp 50 Miliar," ungkap Direktur Utama Perum Perumnas Himawan Arief Sugoto saat ditemui dalam pembukaan rusunami di Kawasan Kemayoran Jakarta, Kamis (21/3/2013).
Sebanyak 25 Tower yang akan dibangun oleh Perumnas di tahun 2013 tersebar di 4 wilayah di Jakarta yaitu Kemayoran, Cengkareng, Klender dan Sentra Timur. Perumnas siap mengeluarkan anggaran internal senilai Rp 450 miliar untuk membangun 25 tower, selebihnya dari pinjaman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perseroan juga akan melakukan sinergi dengan Pemprov DKI Jakarta. Perumnas telah mengajukan proposal kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tentang program pembangunan 200 tower rusunami di atas lahan milik Perumnas maupun Pemprov DKI Jakarta.
Program 200 tower dapat dikerjakan dalam jangka waktu 3-4 tahun dengan total 80.000 unit rusun atau dapat menampung 320.000 jiwa. Program ini merupakan terobosan untuk memenuhi hunian bagi masyarakat menengah ke bawah.
"Kita berusaha kumpulkan lahan kamudian kita tawari lahan mereka lalu kita kosongkan dan kita bangun. Kalau tanahnya milik pribadi kita ganti kalo punya Pemprov kita konsultasi dengan Pemprov DKI untuk membangun di kawasan baru. Respons mereka cukup baik bahkan saya akan bertemu mereka dalam waktu dekat," tandasnya.
(wij/hen)











































