"Berdasarkan info yang kita dapat mereka sudah sign perjanjian. Tahun ini mereka akan buka di Indonesia," kata Head of Research Indonesia Jones Lang LaSalle Anton Sitorus usai acara konferensi pers, di kantornya, di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (17/4/2013).
Ia mengatakan, masuknya peritel asing ke Indonesia didukung terus berkembangnya pasar ritel di Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan tingginya penyerapan ruang ritel sebesar 26.000 meter persegi sepanjang triwulan 2013 ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ekspansi peritel asing bisa memberikan dampak yang positif bagi perkembangan sektor ritel dalam negeri," katanya.
Selain itu, peritel asing berpotensi memicu akselerasi dan distribusi pasok pusat perbelanjaan yang lebih merata. Semakin banyaknya peritel asing, maka minat developer internasional dan luar negeri untuk mengembangkan pusat perbelanjaan bertaraf internasional akan semakin meningkat.
"Investor juga akan semakin tertarik terhadap portofolio aset ritel di Indonesia," ujarnya.
(hen/hen)











































