Direktur Utama PT SMF, Raharjo Adisusanto menjelaskan, berkomitmen untuk memberikan fasilitas penyaluran dana jangka panjang dari pasar modal ke pasar pembiayaan perumahan atau bank-bank KPR.
"Tujuannya untuk mendorong BPD (Bank Pembangunan Daerah) untuk menyalurkan KPR FLPP bagi PNS dengan memanfaatkan sumber dana jangka menengah panjang melalui program refinancing KPR FLPP SMF," kata Raharjo di Hotel Le Meridien.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harapannya, akan semakin banyak yang ikut meningkatkan program KPR FLPP Kemenpera," katanya.
Hingga tahun 2012 ini, lanjut Raharjo, sejak SMF berdiri pada tahun 2005, perusahaan telah menyalurkan dana sebesar Rp 8,5 triliun melalui dana sekuritisasi sebesar Rp 2,95 triliun dan penyeluran pinjaman sebesar Rp 5,55 triliun.
"Total kami hingga saat ini membiayai 223 ribuan rumah untuk MBR," katanya.
Perusahaan pun berkomitmen untuk terus memfasilitasi pembiayaan perumahan. Karena diketahui menurut Rahrarjo, kebutuhan rumah di Indonesia akan terus meningkat dari tahun ke tahun.
"Pertumbuhan kebutuhan rumah meningkat tajam, pertumbuhan 3,75 juta penduduk per tahun. Suku bunga rendah, likuiditas yang longgar. Keberpihakan pemerintah kemenpera untuk mbr perlu didukung," katanya.
(zul/dru)











































