Pengusaha Properti Berdarah RI Bangun Apartemen Tertinggi di Barat Sydney

Laporan dari Sydney

Pengusaha Properti Berdarah RI Bangun Apartemen Tertinggi di Barat Sydney

Wahyu Daniel - detikFinance
Selasa, 22 Okt 2013 11:36 WIB
Pengusaha Properti Berdarah RI Bangun Apartemen Tertinggi di Barat Sydney
Sydney - Satu lagi proyek apartemen dibangun oleh Iwan Sunito, pengusaha berdarah Indonesia yang berbisnis properti di Sydney, lewat perusahaannya Crown International Holdings Group.

Crown membangun apartemen bernama 'V'. Apartemen ini berlokasi di Barat Sydney, atau Parramatta.

"Ini akan jadi apartemen tertinggi di Parramatta dan West Sydney," ujar Project Sales Manager 'V' Anthony Falas di lokasi proyek, Parramatta, Selasa (22/10/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berapa harganya? Anthony mengatakan, untuk tipe studio yang luasnya 36-43 meter persegi, dibanderol AUD 410 ribu atau sekitar Rp 4,1 miliar. Lalu tipe 1 kamar tidur seluas 53-63 meter persegi harganya AUD 504 ribu atau Rp 5,04 miliar. Tipe 1 kamar tidur dengan tambahan ruang kerja seluas 57-64 meter persegi harganya AUD 572 ribu atau Rp 5,72 miliar.

Sementara tipe 2 kamar tidur seluas 83-92 meter persegi harganya AUD 700 ribu atau Rp 7 miliar. Tipe 2 kamar tidur dengan 1 ruang kerja seluas 93-107 meter persegit harganya AUD 710 ribu atau Rp 7,1 miliar. Lalu tipe penthouse 3 kamar tidur seluas 105-168 meter persegit harganya AUD 1,5 juta atau Rp 15 miliar.

"Harga di sini lebih murah dari Sydney. Dan dari 519 unit yang tersedia, saat ini sudah setengahnya terjual," kata Anthony.

Bahkan sejak Juni tahun lalu apartemen ini dijual, harganya saat ini sudah naik 10%. "Dalam 10 tahun minimal investasi apartemen di sini bisa naik 2 kali lipat," ujar Anthony.

Apartemen ini lokasinya 25 kilometer dari pusat Sydney dan ditempuh dalam waktu 35 menit dengan kereta yang tersedia.

Proyek ini dibangun mulai awal tahun ini dan akan selesai pertengahan 2015 nanti.

"Banyak gedung-gedung pemerintahan di sekitar sini. Jadi untuk investor, kesempatan untuk menyewakan cukup bagus," kata Anthony.

Infrastruktur di Parramatta yang merupakan kota kedua yang berkembang setelah Sydney, cukup lengkap. Selain kereta dan bus, ada juga transportasi feri yang menyusur melewati sungai di wilayah ini.

Lalu bagaimana prospek investasi di Parramatta? Anthony mengatakan, investasi properti di Australia jauh dari bubble.

"Karena selalu ada kekurangan pasokan perumahan, karena permintaan yang tinggi akibat meningkatnya daya beli masyarakat. Suku bunga juga rendah. Jadi harga properti akan selalu naik karena terus meningkatnya permintaan. Dalam sebulan saja mungkin kami bisa menjual 50 properti," papar Anthony.

Untuk biaya sewa apartemen, Crown memperkirakan, di apartemen 'V' ini sewa untuk tipe studio mencapai AUD 340/minggu, tipe 1 kamar tidur AUD 490/minggu, tipe 2 kamar tidur adalah AUD 640-650/minggu, dan tipe penthouse adalah AUD 750/minggu.

(dnl/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads