"Kita nggak hanya mau global brand tapi global operator. Tahun depan kita buka Crown Singapura dan China. Saya juga lagi lihat satu proyek di Melbourne," kata Iwan saat berbincang di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Rabu malam (4/12/2013).
Iwan menyebutkan, untuk pasar di Indonesia, pihaknya akan mencoba peruntungan di wilayah Jakarta dan juga luar Jakarta untuk dikembangkan menjadi hunian high end (kelas atas).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah ada partner lokal. Minggu ini akan inspeksi lokasi di Jakarta. Join venture saya tertarik, sekarang lagi negosiasi untuk lokasi yang cocok, skala juga cocok more less Rp 1 triliun untuk satu proyek," ujar dia.
Selain itu, ada juga tawaran lahan seluas 100 hektar di luar Jakarta yang juga akan digarap untuk hunian kelas atas.
"Ada juga satu tanah di luar Jakarta 100 hektar yang kita yang barusan ditawarin. Mau bikin resort kita, itu dreams come true (impian yang jadi kenyataan)," kata Iwan.
Nantinya, Iwan berambisi untuk terus mengembangkan bisnis-bisnisya di tanah air mulai dari Surabaya, Medan, Bandung, dan Makassar.
"Surabaya ada 1 tanah lagi kita sedang eksplorasi. Nanti kita ingin setiap kota punya representative (perwakilan), kita akan taruh orang-orang, nanti next year," katanya.
Menurutnya, market untuk properti di Indonesia sangat potensial. Apalagi, kata dia, saat ini warga ibukota sangat membutuhkan hunian di tengah kota yang mudah diakses.
"Market di Indonesia untuk residential high besar karena orang maunya gampang, ada fasilitas transportasi, shopping, apalagi Jakarta, Crown mau masuk middle dan high end, di tengah kota dan daerah prestige," tandasnya.
(drk/dnl)











































