Harga rumah mewah di Pondok Indah terus naik. Bukan ratusan juta lagi, melainkan miliaran rupiah kocek yang harus dirogoh untuk membeli hunian megah di kawasan elit di Jakarta Selatan itu.
Salah satu agen properti di kawasan Pondok Indah, bernama Edi Harjono mengungkap penyebab tren kenaikan harga rumah di Pondok Indah yang terus meningkat. Menurutnya, kenaikan harga rumah di Pondok Indah adalah karena ulah spekulan.
"Ada salah satu investor dia main. Rillnya dia harus buka (harga) untuk rumah itu Rp 5,5 miliar. Dia buka Rp 6,5 miliar," kata Edi saat ditemui detikFinance di kantornya Jalan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (11/3/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pembeli ini kadang-kadang gila, edan juga. Saat dia ingin tinggal di Pondok Indah, yang dari luar kota tidak tahu pasaran Jakarta dia keliling nyari nggak ketemu. Yang Rp 6,5 miliar ini dinego. Rp 6,4 miliar, Rp 6,5 miliar ini disikat juga," terangnya.
Ini menimbulkan gejolak harga di kawasna tersebut, juga kawasan lain di sekitarnya, yang mana menurut Edi ikut-ikutan menaikkan harga rumahnya, agar tidak beda jauh.
"Yang menimbulkan yang lain jadi ngikutin. Dia aja Rp 6,5 miliar laku. Timbulnya itu bukan karena rencana kenaikan itu. Coba-coba dia laku. Dia jadi seragam semua. Prakteknya di Pondok Indah kayak gitu. Ini aneh, beda dengan Bintaro. Karena di sini (Pondok Indah) banyak yang dicari. Yang dijual kan sedikit," tutupnya.
(zul/ang)











































