Maju Jadi Capres, Jokowi Jangan Lupakan Program Rumah Rakyat Miskin

Maju Jadi Capres, Jokowi Jangan Lupakan Program Rumah Rakyat Miskin

- detikFinance
Sabtu, 15 Mar 2014 15:52 WIB
Maju Jadi Capres, Jokowi Jangan Lupakan Program Rumah Rakyat Miskin
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) sudah menyatakan siap jadi calon presiden di Pemilu 2014. Pengembang properti berharap Jokowi bisa lanjutkan program properti masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Pengembang properti menilai Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) sudah cukup berhasil dalam memimpin Jakarta terutama dalam sektor perumahan MBR.

Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Eddy Hussy, mengatakan bahwa selama Jokowi memimpin Jakarta program-program yang diberikan untuk Jokowi sudah cukup bagus

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memang kita melihat sebagai gubernur dia progres yang bagus dan kelihatan, secara kinerja kita sudah lihat program di DKI cukup bagus," katanya saat dihubungi detikfinance, Sabtu (15/3/2014).

Eddy menambahkan pihaknya berharap bahwa kelak siapapun Presiden yang terpilih memperhatikan perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"Saya tidak bisa memberikan banyak komentar apapun terhadap pencapresan Jokowi sebagai presiden, hanya harapannya siapapun calon pemimpinnya pemerintah yang baru memperhatikan perumahan untuk MBR, Pak Jokowi calon yang bagus saya kira," tambahnya.

Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda, menurutnya Jokowi saat ini cukup berhasil untuk membangun perumahan bagi MBR, harapannya keberhasilan Jokowi itu bisa diterapkan ke taraf yang lebih luas lagi.

"Saya belum mau berbicara terlalu jauh, tapi dengan yang dilakukan dia membangun rusunami dan rusunawa, konsep bank tanah yang ada di waduk pluit itu sudah memajukan perumahan nasional sehingga saya kira dia bisa melanjutkan proram itu bukan hanya taraf Jakarta namun bisa ke tingkat nasional," katanya saat dihubungi detikfinance.

Ali menambahkan bahwa saat ini pemerintah masih belum serius untuk menangani persoalan perumahan rakyat MBR. Bahkan dirinya menilai meski ada kementrian khusus yang menangani persoalan perumahan rakyat namun hal ini masih dianggap belum cukup.

"Saat ini perumahan rakyat masih tidak ditangani pemerintah secara serius, saya lihat sekarang masih anak tiri. Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) saja saya kira masih belum cukup ke depan penyediaan rumah rakyat Kemenpera masih belum kuat, kita harapkan untuk peran pemerintah lebih banyak untuk perumahan MBR," imbuhnya.

(ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads