Pekan Depan, Masyarakat Bisa Cek Lokasi Rumah Murah

Pekan Depan, Masyarakat Bisa Cek Lokasi Rumah Murah

- detikFinance
Selasa, 12 Mei 2015 08:08 WIB
Pekan Depan, Masyarakat Bisa Cek Lokasi Rumah Murah
Jakarta - Program 1 Juta Rumah Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah menjadi sorotan masyarakat. Sayangnya, akses informasi terkait program ini masih terbatas, padahal masyarakat sangat membutuhkan informasi lokasi rumah dan cara mendapatkannya.

Tantangan tersebut dijawab cepat oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), lewat Tim Monitoring dan Pengendalian Program 1 Juta Rumah, dengan membuat website khusus informasi tentang program 1 juta rumah ini.β€Ž

"Kita sudah mengembangkan database 1 juta rumah. Setiap perusahaan pengembang bisa punya akses langsung untuk mengunggah datanya langsung ke web, ke internet. Jadi kita bisa realtime. Ini untuk menjawab pertanyaan masyarakat juga," ujar Sekretaris Tim Monitoring dan Pengendalian Program 1 Juta Rumah, Kuswardono, ditemui detikFinance, di ruangannya, Kantor Kementerian PU dan Pera, Jakarta, Senin (11/5/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam website ini, nantinya akan terdapat berbagai data dan informasi terkait program 1 juta rumah, mulai dari lokasi pembangunan hingga bank pelaksana penyalur KPR subsidi dan lainnya.

"Isinya ada tempat, lokasi, nama proyek, nama pengembang, nomor kontak pengembang, bank pelaksana KPR FLPP (KPR subsidi). Di luar itu ada berita-berita juga terkait 1 juta rumah, bagaimana mendapatkannya dan sebagainya," paparnya.

Selain mempermudah masyarakat untuk mendapatkan akses terhadap informasi terkait program 1 juta rumah ini, website ini juga memberi kemudahan untuk melakukan monitoring terhadap perkembangan di masing-masing proyek.

"Kalau nggak pakai itu, tim saya pun capek. Bayangkan, kalau pun mekanisme lancar setiap pengembang masukkan data ke saya. Anak buah saya itu menyusun laporan yang konsolidasi kan butuh tenaga besar. Tapi kalau sudah terkoneksi dengan web semua, sudah otomatis terekap semua," kata Kuswardono.

Ia mengatakan, sistem keterbukaan informasi ini akan sangat membantu masyarakat. Sebab setiap wilayah akan ada informasi soal lokasi rumah subsidi dan kontak pengembangnya.

Saat ini, website tersebut sedang dalam proses penyusunan tahap akhir dan diharapkan bisa mulai diakses masyarakat pada pekan depan.

"Nantinya tidak berdiri sendiri tetapi masuk dalam website yang sudah ada yaitu www.pu.go.id. Tapi nanti ada tambahan sub khusus 1 juta rumah. Sekarang sedang finalisasi. Pekan ini selesai, diharapkan pekan depan sudah bisa diakses," sebutnya.

(hen/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads