Penjualan Properti PPRO Melonjak 304% Jadi Rp 883 Miliar

Penjualan Properti PPRO Melonjak 304% Jadi Rp 883 Miliar

Angga Aliya - detikFinance
Selasa, 16 Jun 2015 20:34 WIB
Penjualan Properti PPRO Melonjak 304% Jadi Rp 883 Miliar
PP Properti saat mencatat saham di BEI (Foto: Idris/detikFinance)
Jakarta - PT PP Properti Tbk (PPRO) mencatat lonjakan pra-penjualan (marketing sales) sebesar 304% di akhir Mei 2015 yaitu Rp 883,61 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 290,64 miliar.

Anak usaha PT PP Tbk (PTPP) yang mencatatkan saham pada Mei 2015 lalu ini tengah mengembangkan 11 proyek yang terbagi dalam tiga segmen yaitu segmen developer, properti, dan KSO-developer.

Pada segmen developer, total ada delapan proyek yang memberikan kontribusi pra-pendapatan posisif terhadap Perseroan. Proyek utama PP Properti pada segmen ini adalah superblok Grand Kamala Lagoon, Bekasi seluas 25 ha dan Grand Sungkono Lagoon, Surabaya seluas 3,5 ha.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di degmen properti, kontribusi pra-penjualan diberikan oleh Mall KAZA City, Park Hotel dan properti lainnya. Sedangkan di segmen KSO-developer, kerjasama operasi/ joint operation antara PP Properti dengan mitra strategis yakni Apartemen Paladian Park, Kelapa Gading.

"Proyek-proyek yang kami kembangkan memberikan kontribusi positif terhadap pra-penjualan PP Properti. Segmen developer menjadi kontribusi terbesar yakni sebesar Rp 838,39 miliar atau 94,8% dari total pra-penjualan Perseroan," kata Indaryanto, Direktur dan Sekretaris Perusahaan PP Properti dalam siaran pers, Selasa (16/6/2015).

Perseroan sedang mengembangkan beberapa proyek di Bogor, Serpong, Bekasi, Semarang dan Surabaya. Proyek Perseroan biasanya dibangun dekat dengan pintu tol, sentra pendidikan, sentra komersial, dan fasilitas-fasilitas umum lainnya seperti rumah sakit.

Berikut rincian pra penjualan proyek PP Properti:

  • Grand Kamala Lagoon, Bekasi Rp 375,12 miliar
  • Grand Sungkono Lagoon, Surabaya Rp 231,85 miliar
  • Gunung Putri, Bogor Rp 83,71 miliar
  • Pavillion Permata 2, Rp 76,34 miliar
  • Ayoma Apartement, Serpong Rp 38,43 miliar
  • Payon Amartha, Semarang Rp 23,63 miliar
  • Pavillion Permata 1 Rp 6,2 miliar
  • lain-lain Rp 3 miliar

"Kami menargetkan pada akhir Juni mendatang pencapaian pra-penjualan kami mencapai Rp 1 triliun dari target Rp 2,5 triliun pada akhir tahun 2015. Segmen Developer menjadi andalan Perseroan untuk mencapai target penjualan," kata Indaryanto.

PP Properti telah meluncurkan dua tower apartemen di Grand Kamala Lagoon yakni Tower Emerald dan Tower Barclay. Tower Emerald sebagai tower yang dibangun pada pertengahan tahun 2014 lalu akan dibangun setinggi 44 lantai dan menampung 1.688 unit apartemen. Dan sejak pertama kali diperkenalkan kepada pasar telah habis terserap.

Tower Barclay, Grand Kamala Lagoon merupakan tower kedua dan juga akan dibangun setinggi 44 lantai sehingga mampu menampung 2.028 unit apartemen dan mulai dipasarkan pada awal 2015 lalu. Tower ini telah terjual 35% atau sebanyak 703 unit apartemen.

Sedangkan untuk proyek Grand Sungkono Lagoon yang berlokasi di Surabaya, tower pertama, The Venetian sebanyak 508 unit apartemen telah habis terserap.

Perseroan kini sedang memasarkan tower kedua bernama The Caspian yang terdiri dari 560 unit apartemen. Per Mei 2015 tower tersebut telah terjual sebanyak 162 unit atau 29% dari total unit yang tersedia.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads