Orang Indonesia Pembeli Properti di Singapura Turun 33%

Orang Indonesia Pembeli Properti di Singapura Turun 33%

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Senin, 21 Mar 2016 19:46 WIB
Orang Indonesia Pembeli Properti di Singapura Turun 33%
Foto: Fitraya Ramadhanny/detikTravel
Jakarta - Tren penjualan properti belakangan ini tengah menurun, tidak hanya di dalam negeri juga di luar negeri. Singapura yang menjadi idaman investor untuk menaruh uangnya di bidang properti kini sektor propertinya sedang lesu.

Investor properti dari Indonesia tengah tak lagi semarak dalam menaruh investasinya di negeri singa tersebut.

"Di Singapura tren pembelian properti sedang menurun. Tahun kemarin hanya ada 330 pembeli dari Indonesia yang juga turun sebanyak 33%," terang Senior Associate Director Knight Frank Indonesia Hasan Pamudji saat Forum The Wealth Report di Jakarta, Senin (21/03/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Singapura sendiri terdapat tiga distrik yang menjadi favorit untuk investasi di bidang properti.

"Di Singapura ada tiga distrik favorit, yaitu distrik 9, 10, dan 11. Pembangunan properti perlahan mulai bergerak ke luar karena distrik favorit menjadi sangat mahal sehingga mencari keluar, terutama distrik yang akan dilewati jalur MRT yang baru," jelas Hasan.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa penurunan tersebut terjadi karena terjadinya perlambatan ekonomi global.

"Ekonomi lambat maupun kebijakan Loan to Value (LTV), kenaikan biaya konstruksi, juga rupiah masih fluktuatif," (ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads