Dibandingkan dengan tahun lalu pengunjung mal cenderung bertambah.
"Pengunjung mal dari segi traffic masih bagus dari tahun lalu," ujar Executive Director Retail Marketing Cushman and Wakefield Indonesia, Lini Djafar, kepada detikFinance, di kantornya, Jakarta, Kamis (14/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau pengunjung bagus yang berbeda itu spending power dan buying powernya misalkan dulu ke mal untuk beli baju sekarang lebih ke pertemuan bisnis atau kumpul-kumpul gitu makanya bisnis ritel masih bagus dan didominasi food and beverages, nggak one stop shopping place lagi," kata Lini.
Berdasarkan data yang dihimpun Cushman and Wakefield, aktifitas pasar ritel di Jakarta terpantau tidak terlalu aktif selama kuartal pertama tahun 2016. Hal ini disebabkan oleh tidak adanya pasokan baru. Transaksi ruang ritel eksisting di Jakarta didominasi penyewa makanan dan minuman.
Di tahun 2016 ini juga diharapkan adanya pertumbuhan 8% pada pasar ritel karena akan ada beberapa mal yang akan selesai pembangunannya. (feb/feb)











































