Follow detikFinance
Kamis 18 May 2017, 17:13 WIB

Bangun Pusat Bisnis dan Hunian di Stasiun LRT, Adhi Karya Gelontorkan Rp 12 T

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Bangun Pusat Bisnis dan Hunian di Stasiun LRT, Adhi Karya Gelontorkan Rp 12 T Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) sebagai kontraktor proyek transportasi Light Rapid Transit (LRT) Jabodebek juga mengembangkan pusat bisnis dan hunian dekat sarana transportasi massal atau Transit Oriented Development (TOD). Dalam mengembangkan LRT City, Adhi Karya mengeluarkan biaya investasi lebih dari Rp 12 triliun.

Sedikitnya ada 6 LRT City yang dibangun Adhi Karya yang terletak dekat stasiun LRT Jabodebek, antara lain Eastern Green Bekasi 16,9 hektar, Royal Sentul Park Bogor 14,8 hektar, Gateway Park Jaticempaka 5 hektar, The Boutique Bekasi Barat 0,4 hektar, Cikoko of LRT City 1,2 hektar, dan Ciracas of LRT City 11,5 hektar.

Salah satu kawasan yang tengah dikembangkan adalah Royal Sentul Park Bogor dengan luas 14,8 hektar di dekat pintu tol Sentul Sirkuit. Khusus kawasan ini, Adhi Karya menggelontorkan dana Rp 6,761 triliun terdiri dari ruko, perkantoran, pusat perbelanjaan, hingga apartemen.

Ke depannya, Royal Sentul Park Bogor juga bakal dilengkapi dengan sekolah dan rumah sakit.

"Sekarang Royal Sentul Park dibangun ruko, ada 23 ruko tentu nanti konsepnya ada untuk makanan, perkantoran dan jasa lainnya," jelas GM Transit Oriented Development & Hotel Adhi Karya, Amrozi Hamidi di Marketing Gallery Royal Sentul Park, Bogor, Kamis (18/5/2017).

Dalam satu kawasan Royal Sentul Park Bogor akan terhubung langsung dengan stasiun LRT Sentul yang berada di pinggir Tol Jagorawi. Pejalan kaki pun dimanjakan dengan adanya green connection alias jembatan penghubung di dalam kawasan Royal Sentul Park Bogor.

Jembatan yang membentang sekitar 1,3 kilometer (km) dengan tinggi 4 meter di setiap sisinya juga dihadirkan ruko yang menawarkan berbagai makanan dan minuman. Selain itu, akan dibuat satu taman untuk menghijaukan area tersebut.

Di Royal Sentul Park, Adhi Karya membangun 23 ruko masing-masing memiliki 3 lantai dengan luas 240 meter persegi. Ruko tersebut masing-masing dihargai mulai dari Rp 3,6 miliar dengan garansi sewa dua tahun.

"Ada jalan masuk ke dalam apartemen kita siapkan green connection," tutur Amrozi.

Project Manager Royal Sentul Park, Nanang Safrudin Salim menambahkan, nantinya ada 12 tower yang salah satu towernya dibuat untuk area perkantoran. Sedangkan 11 tower apartemen dijual ke publik dengan total 15.000 unit.

Setiap towernya nanti terhubung ke sebuah mal yang ada di area bawah Royal Sentul Park.

"Jadi lantai 8 sampai 30 apartemen, mal sekitar 6 lantai, 3 lantai mal 2 lantai parking," kata Nanang.

Apartemen yang ditawarkan di area ini terbagi ke dalam 4 tipe dengan harga per unitnya mulai Rp 360 juta. Untuk apartemen di tower pertama, akan dilakukan serah terima pada 2020 mendatang.

Dorong Masyarakat Pakai Angkutan Umum

Hadirnya LRT City dimaksudkan untuk memaksimalkan penggunaan angkutan massal seperti LRT dan dilengkapi dengan fasilitas pedestrian yang apik khusus untuk pejalan kaki.

"Konsep TOD dikembangkan Adhi Karya pertama buat orang shift (pindah) dari kendaraan pribadi jadi kendaraan umum, bisa LRT, bisa bus," jelas GM Transit Oriented Development Hotel Adhi Karya, Amrozi Hamidi.

Salah satu LRT City yang tengah dikembangkan, yaitu Royal Sentul Park Bogor dengan luas 14,8 hektar yang akan dilengkapi dengan ruko, perkantoran, apartemen, hingga pusat perbelanjaan.

Jarak Royal Sentul Park Bogor dengan Stasiun LRT Sentul kurang lebih 800 meter sampai 1 kilometer (km) yang memudahkan untuk mobilisasi ke Jakarta tanpa kena macet di jalan tol.

Di Royal Park Sentul Bogor juga dilengkapi dengan tempat parkir. Namun, tidak khusus disiapkan untuk warga yang tidak tinggal di kawasan tersebut.

"Tujuannya mereka tinggal di sini dan bisa akses transportasi umum," ujar Project Manager Royal Sentul Park, Nanang Safrudin Salim.

Selain memanfaatkan transportasi massal LRT, masyarakat juga bisa memanfaatkan angkutan bus Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) dari setiap kawasan LRT City yang tengah dikembangkan Adhi Karya.

Alternatif ini dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk menjangkau daerah lain yang tidak dilewati LRT.

"Kerja sama dengan PPD bahwa di setiap kawasan LRT City akan dibangun shuttle bus PPD untuk mengurangi kendaraan masuk ke Jakarta," jelas Amrozi. (dna/dna)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed