Follow detikFinance
Rabu 23 Aug 2017, 12:07 WIB

Rumah DP Rp 0 Bisa Diterapkan di Jakarta, Begini Syaratnya

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Rumah DP Rp 0 Bisa Diterapkan di Jakarta, Begini Syaratnya Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah, memberikan sinyal bahwa pihaknya akan membantu Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih dalam mewujudkan rumah dengan DP nol rupiah alias Rp 0. Pihaknya saat ini tengah mengkaji dua kemungkinan penerapan kebijakan tersebut.

Saefullah menyebutkan, dengan uang muka nol rupiah, maka harga tanah maksimal per meternya Rp 3 juta. Namun, harga tanah tersebut sulit ditemui di tengah Jakarta.

"Di pinggir-pinggir Jakarta ada nih tapi tertentu di pinggir Jakarta Utara dekat Bekasi, pinggir barat Jakarta perbatasan dengan Tangerang. Itu yang mungkin tapi biasanya tanah belum matang, tanah sawah atau tanah rawa," kata Saefullah usai Musda REI DKI Jakarta di JS Luwansa, Jakarta Selatan, Rabu (23/8/1017).

Namun, untuk mendapatkan kualitas tanah yang mumpuni untuk dibangun rumah, diperlukan biaya tambahan untuk memadatkan tanah tersebut. Sehingga menambah harga tanah lagi per meternya.

"Kita masih punya persoalan lagi, bagaimana mematangkan tanahnya," tutur Saefullah.

Selain pola tersebut, Saefullah mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bisa menyediakan aset tanah yang dimilikinya dan dikerjasamakan dengan pengembang. Aset-aset tanah milik Pemprov DKI masih tersedia banyak di beberapa daerah pinggiran Jakarta, antara lain Cengkareng, Cakung, Marunda, hingga Rorotan.

"Atau skema berikutnya pengembang kerja sama dengan Pemprov. Pemprov sediakan aset-aset tanah di DKI. Ini kan banyak jumlahnya, di Cengkareng juga banyak, Marunda ada, Rorotan ada, Cakung mungkin ada. Kalau skema kerja sama bisa saja," ujar Saefullah.

Mengenai bentuk rumah tapak atau rumah susun yang mungkin direalisasikan, Saefullah enggan berkomentar lebih jauh lagi. Ia meminta untuk menunggu Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih resmi dilantik.

"Nanti bentuknya seperti apa nanti kita bicarakan karena kepala daerahnya belum aktif. Tapi visi misi sudah dilempar mengemuka ke mana-mana, kami birokrat bantu kepala daerah bantu visi misinya," ujar Saefullah. (ara/ang)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed