Follow detikFinance
Minggu 05 Nov 2017, 14:10 WIB

Penjualan Meikarta Tembus 150.000 Unit, Pembeli Banyak Warga Bekasi

Muhammad Idris - detikFinance
Penjualan Meikarta Tembus 150.000 Unit, Pembeli Banyak Warga Bekasi Begini Pembangunan di Kota Baru 'Meikarta' Cikarang/Foto: Rachman Haryanto
Bekasi - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menyatakan, sejak diluncurkan pada Mei lalu, penjualan apartemen di Kota Baru Meikarta terus mengalami peningkatan. Daya tarik Meikarta begitu besar, mengingat lokasinya yang berada di simpul Jakarta-Bandung.

Presiden of Sales Meikarta, Ferry Tahir, mengatakan penjualan hunian vertikal di proyek terbesar Lippo Group hingga saat ini telah menembus 150.000 unit.

"Sampai saat ini penjualan di Meikarta telah mencapai 150.000 unit. Ini terus meningkat," kata Ferry ditemui saat peresmian Giant Yellow Duck (GYD) di Central Park Meikarta, Bekasi, Minggu (5/11/2017).


Diungkapkannya, porsi penjualan unit apartemen terbesar berasal dari pembeli yang berdomisili di Bekasi. Baru kemudian datang dari wilayah lainnya di Jabodetabek.

"Kebanyakan dari wilayah sekitar Bekasi. Setelah dari pembeli yang berasal dari Jabodetabek lain. Kebanyakan mencari unit yang ukuran kecil seperti studio," jelas Ferry.

Sejalan dengan peningkatan penjualan unit apartemen, sambung dia, pihaknya juga terus membangun fasilitas-fasilitas berkelas dunia yang memanjakan warga kotanya. Pembangunan ruang terbuka hijau dan fasilitas olahraga jadi salah satu fokusnya.

"Kita akan bangun stadion olahraga, bangun banyak swimming pool. Kemudian sarana-sarana olahraga yang banyak. Dan paling yang tidak banyak dimiliki kota lain, yakni pedestrian yang saling terhubung. Dari mana mau kemana enggak takut diseruduk (kendaraan). Jalan dibangun 4 layer, pokoknya benar-benar memanjakan pejalan kaki," tuturnya.


Dia berujar, penataan area terbuka hijau, termasuk memperindah danau dengan kehadiran Giant Yellow Duck ini sebagai bagian dari Meikarta semakin mendekatkan jarak dengan penghuni dan masyarakat sekitar.

"Kita selalu bilang Meikarta ini solusi dari kota yang mungkin macet, banjir, dan keamanan yang tidak terjamin. Warganya mau apa, kotanya maunya seperti apa. Tidak ada jarak Meikarta dengan warganya. Kita benar-benar hadir apa yang diinginkan warganya," tutur Ferry. (ega/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed