Follow detikFinance
Senin 20 Nov 2017, 17:55 WIB

Rumah Novanto di Wijaya Rp 200 M, di Pondok Indah Kok Cuma Rp 81 M?

Danang Sugianto - detikFinance
Rumah Novanto di Wijaya Rp 200 M, di Pondok Indah Kok Cuma Rp 81 M? Foto: Danang Sugianto/detikFinance
Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto punya rumah di dua kawasan berbeda yang terbilang elit. Nilainya pun cukup fantastis.

Pertama, Novanto memiliki rumah di Jalan Wijaya XIII No. 19, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Rumah itu dibangun dengan model moderrn yang terdiri dari 4 lantai di atas lahan seluas 1.600 meter persegi. Rumah tersebut diperkirakan berharga hingga Rp 204,8 miliar.

Sementara untuk di Pondok Indah lahannya seluas 1.800 meter persegi yang terdiri dari 4 kavling. Setelah dihitung dengan kisaran harga tanah dan bangunan di wilayah Pondok Indah, rumah itu diperkirakan nilainya mencapai Rp 81 miliar.

Menurut Country General Manager Rumah123, Ignatius Untung, perbedaan harga yang cukup jauh dari kedua rumah tersebut lantaran posisinya. Kebayoran Baru lebih mahal sebab lebih dekat dengan tengah kota Jakarta.

"Pondok Indah lebih murah karena Wijaya itu lebih ke tengah Jakarta. Harganya tentu lebih mahal," tuturnya saat dihubungi detikFinance, Senin (20/11/2017).

Selain itu, kata Untung, rumah Novanto di Pondok Indah meski terlihat megah tapi terbilang bangunan lama. Berbeda dengan di Kebayoran Baru yang merupakan bangunan baru dengan desain modern.


Bangunan memang menentukan dalam membeli rumah. Semakin lama umur bangunan maka akan semakin murah harga bangunannya.

Rumah123 mencatat, saat ini rata-rata harga rumah baru di kawasan Wijaya dengan luas tanah 1.000 meter persegi dan luas bangunannya 1.500 meter persegi harganya sekitar Rp 100 miliar. Namun jika kondisi rumah sudah tua lebih murah Rp 20 miliar yakni Rp 80 miliar.

Dengan tolak ukur harga tersebut, maka diperkirakan harga tanah di kawasan tersebut sekitar Rp 80 juta per meter dan harga bangunan Rp 20 juta per meter.

Diketahui rumah Setya Novanto terdiri dari 4 tingkat dengan luas lahan 1.600 meter persegi. Dengan asumsi 60% lahannya untuk bangunan maka luas rumah awal sekitar 960 meter persegi lalu dikalikan 4 tingkat berarti luas rumahnya sebesar 3.840 meter persegi.

Jika dikalikan dengan harga asumsi rumah di kawasan Wijaya, Kebayoran baru Rp 20 juta permeter maka harga bangunan rumahnya sekitar Rp 76,8 miliar. Namun itu belum dihitung dengan luas tanah.

Untuk luas tanahnya 1.600 meter persegi dikalikan Rp 80 juta harga acuan lahan per meter maka harga tanahnya mencapai Rp 128 miliar. Nah jika ditambah dengan harga rumah maka total nilai tanah beserta bangunan milik Setya Novanto itu sekitar Rp 204,8 miliar.

Sementara Direktur Marketing Era Graha, Raymond Gunawan mencatat, untuk harga tanah di Pondok Indah saat ini berkisar Rp 35-37 juta per meter. Jika dikalikan dengan luasan lahan 1.800 meter persegi berarti harga tanahnya saja sekitar Rp 63 miliar-66,6 miliar.

Sementara untuk harga bangunan per meternya diperkirakan mencapai Rp 8 juta, hal itu mempertimbangkan bangunan rumah Novanto yang sudah tidak dalam kategori baru.


Biasanya untuk luasan bangunan, kata Raymond memakan lahan 50% dari luasan tanah. Maka bisa diasumsikan luas bangunan 4 kavling rumah Novanto sebesar 1.800 meter persegi, sebab rumahnya dibangun 2 tingkat.

Jika dihitung dengan harga bangunan per meter itu, maka nilai bangunan rumah Novanto di Pondok Indah sebesar Rp 14,4 miliar. Berarti ditambah dengan kisaran harga tanahnya maka rumah Novanto secara keseluruhan di kisaran Rp 77,4 miliar sampai dengan Rp 81 miliar. (ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed