Follow detikFinance
Rabu, 21 Mar 2018 13:28 WIB

Sofyan Djalil: Mana Perusahaan Asing yang Kuasai Tanah RI, Pak Amien?

Ray Jordan - detikFinance
Foto: Eduardo Simorangkir-detikFinance Foto: Eduardo Simorangkir-detikFinance
Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil mempertanyakan maksud tudingan politikus senior PAN Amien Rais yang menyebut sekitar 74% lahan di Indonesia dikuasai oleh asing. Sofyan menyebut Amien tak mempunyai data terkait tudingan itu.

"Yang benar? Datanya nggak ada itu," kata Sofyan saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (21/3/2018).

Sofyan menjelaskan soal lahan yang dikerjakan oleh perusahaan. Dia meluruskan bahwa perusahaan menggunakan lahan berdasarkan hak guna usaha (HGU). Artinya tak ada asing yang menguasai lahan di Indonesia.

"Kepemilikan sertifikat itu yang kita bagikan sertifikat rakyat. Tanahnya itu ada yang cuma 50 meter, 1 hektare, 10 hektare. Kalau yang perusahaan-perusahaan itu kan HGU. Yang pertama HGU, yang kedua adalah tanah hutan tanah industri. Itu nggak asing, perusahaan-perusahaan lokal. Ada satu-dua atau mereka perusahaan publik, gitu lho," katanya.



Untuk itu, dia membantah jika dikatakan mayoritas 74% lahan di Indonesia dikuasai asing.

"Nggaklah. Mayoritas, coba dilihat mana perusahaan yang menguasai tanah di Indonesia atau perkebunan asing kontrol, nggak ada gitu lho. Oleh sebab itu, datanya Pak Amien Rais, mendapatkan data, tapi mungkin sebagai politisi nggak perlu tidak mendapatkan data, itu secara umum saja. Padahal datanya nggak begitu," jelas Sofyan.

Sofyan pun mengaku bingung atas pernyataan Amien yang menyebut pembagian sertifikat sebagai program ngibul.

"Nggak tahu, tanya Pak Amien Rais-lah. Tapi kalau nggak kritik, bukan Pak Amien Rais," pungkasnya.



(jor/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed