Dalam pameran kali ini, para pengusaha properti akan mulai menyasar generasi milenial sebagai target pasarnya. Para milenial yang sudah memiliki cashflow atau pemasukan dinilai potensial menjadi pasar baru.
Vice President Consumer Loans Bank Mandiri Ignatius Susatyo menilai generasi milenial sudah mampu untuk bisa membayar Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Menurutnya, membayar cicilan KPR rumah bersubsidi tak berbeda dengan membayar biaya kos-kosan atau kontrakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
REI Mandiri Property Expo di Plaza Mandiri, Kamis (15/12018).
Ia menjelaskan, dalam pameran ini nantinya para milenial juga bisa berkonsultasi mengenai skema kepemilikan rumah dengan cara KPR.
Adapun, harga yang ditawarkan merupakan hunian di pameran itu nantinya di bawah Rp 500 jutaan. Susatyo menjelaskan, pasar penjualan rumah skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan juga di bawah Rp 500 juta sangat tinggi peminat jika dibandingkan penjualan rumah dengan harga di atas Rp 1-2 miliar.
"Harga Rp 300-500 (juta) masih jadi primadona. Terutama saat Agustus-September (jelang akhir tahun) itu banyak yang nikah dan pasangan baru pasti beli rumah," kata dia.











































