Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 30 Jan 2019 15:57 WIB

Masalah Backlog Jadi PR Holding Perumahan

Danang Sugianto - detikFinance
Ilustrasi rumah/Foto: Istimewa/Kementerian PUPR Ilustrasi rumah/Foto: Istimewa/Kementerian PUPR
Jakarta - Pemerintah tengah memproses pembentukan Holding BUMN Perumahan dan Pengembangan Kawasan. Salah satu tujuan pembentukan holding ini untuk menyelesaikan masalah backlog atau kekurangan rumah.

Direktur PTPP Tbk Agus Purbianto mengatakan holding Perumahan dan Pengembangan Kawasan dibentuk untuk memperkuat jumlah landbank yang dimiliki BUMN, sehingga masalah backlog perumahan bisa diselesaikan dan bisa bersaing dengan perusahaan properti swasta.


"Disinergikan untuk jadi besar, punya kekuatan. Kan cita-citanya holding ini bisa menyaingi yang punya lahan besar-besar seperti BSD, Alam Sutera, maunya kan seperti itu. Yang penting kita bisa menciptakan kawasan kota mandiri," tutur Agus di Gedung PTPP, Jakarta, Rabu (30/1/2019).

Dia menjelaskan untuk mengatasi backlog saat ini dibutuhkan lahan seluas 35 ribu hektar. Sementara total landbank dari Holding BUMN Perumahan dan Pengembangan Kawasan hanya sekitar 2.200 hektar, namun menurut perhitungan saat ini ada sekitar 1 juta hektar lebih lahan yang bisa dibidik holding.


Lahan tersebut tersebar di seluruh Indonesia. Menurut Agus, peluang untuk memperluas landbank untuk holding masih terbuka lebar. Apalagi melihat masih banyaknya peluang lahan yang bisa dikuasai.

"Menurut saya opportunity-nya masih besar, tidak telat. Sekarang penduduk pertumbuhannya seperti apa. Lalu pengembang banyak, tapi (kepemilikan) tanahnya sedikit, sekarang ada sinergi," ujarnya (das/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed