Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 29 Apr 2019 17:38 WIB

Alasan Jokowi Mau Pindahkan Ibu Kota: Jawa Terlalu Dominan

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Kepala Bappenas) Bambang Brodjonegoro menyebutkan, alasan pemindahan ibu kota Indonesia ke luar Pulau Jawa adalah pemerataan ekonomi.

"Pertimbangan rasional yang bisa pindahkan ibu kota baru dari Jakarta, mendorong pemerataan ekonomi ke Indonesia bagian timur," kata Bambang di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (29/4/2019).

Selain itu, pemindahan ibu kota Indonesia juga untuk mengurangi beban yang selama ini ditanggung oleh DKI Jakarta dan Pulau Jawa yang akrab dengan kemacetan. Sehingga menimbulkan dampak kemacetan yang luar biasa.


"Supaya lebih Indonesia sentris, karena bagaimana pun Jawa ini terlalu dominan untuk perekonomian Indonesia," ujar dia.

Dengan sudah adanya keputusan pemindahan ibu kota ke luar Pulau Jawa, Bambang mengharapkan Indonesia memiliki ibu kota yang mempresentasikan identitas bangsa dengan pengelolaan pemerintah yang kuat dan efisien.

"Tentunya pemindahan ibu kota ini harus merupakan strategic vision dari pembangunan kita, terutama dalam jangka panjang," ungkap dia.




Tonton video Jokowi Restui Ibu Kota Pindah ke Luar Pulau Jawa:

[Gambas:Video 20detik]


Alasan Jokowi Mau Pindahkan Ibu Kota: Jawa Terlalu Dominan
(hek/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com