Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 30 Apr 2019 21:53 WIB

BUMN Tunggu Kepastian Pindah Ibu Kota ke Luar Jawa

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Ibu Kota ke Mana? (Mindra Purnomo/detikcom) Foto: Ibu Kota ke Mana? (Mindra Purnomo/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo kembali menyampaikan lagi rencana pemindahan ibu kota. Pemerintah memastikan ibu kota baru nanti di luar Jawa.

Salah satu BUMN konstruksi, PT PP (Persero) Tbk atau PT PP merespons rencana tersebut. Direktur Utama PT PP Lukman Hidayat mengatakan belum tahu konsep rinci dari rencana pemindahan ibu kota seperti apa. Dia masih menunggu informasi lebih lanjut.

"Kita konsepnya seperti apa belum tahu. Apakah nanti di sana hanya untuk ibu kota saja. Kata Pak Anies bisnisnya tetap di Jakartan pembangunan di sini masih terus menerus. Kita belum dapat gambaran utuh. Kalau di sana maju gede-gedean kita tertarik, tapi pakah benar seperti itu," ujarnya di Hotel Pullman, Jakarta, Selasa (30/4/2019).


Lukman mengakui rencana pemindahan ibu kota memang membuat perusahaan konstruksi dan properti tergiur. Dia juga mengaku internal perusahaan juga sudah membahas terkait rencana pemindahan ibu kota.

"Prosesnya lama karena ibu kota banyak aspek. Semua aspek masuk ke sana. Itu jadi peluang buat kami PT PP. Kita tunggu walaupun secara internal membahas tapi kamu nunggu mekanismenya," tambahnya.

Saat ini PT PP sendiri memiliki stok lahan atau landbank sekitar 500 hektar (ha) Namun sebagian besar berada di Pulau Jawa.


Pihaknya juga berencana untuk menambah landbank di luar Pulau Jawa. Namun tujuannya bukan untuk secara khusus mengincar ibu kota yang baru.

"Kami ingin masuk di Kalimantan Timur sudah bicara dengan pemilik lahan dan satu lagi di Bali. Termasuk rencana pembangunan Bandara Bali ada sekitar 400 hektar tapi sifatnya pemrakarsa, belum resmi ditunjuk," tutupnya. (das/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed