Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 02 Mei 2019 18:54 WIB

Jakarta Disebut Sedang 'Sakit', Ini Gejalanya

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Pengamat tata kota Yayat Supriatna menganggap Jakarta sedang 'sakit'. Menurutnya itu mendesak pemerintah untuk merealisasikan pemindahan ibu kota. Dia menyebut banyak penyakit yang diderita Jakarta.

"Pemerintah pusat itu bekerja di atas kota yang sedang sakit, atau kota yang sedang punya masalah besar," kata Yayat saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Kamis (2/5/2019).

Penyakit yang dia maksud mulai dari kemacetan hingga banjir. Itu tentu menyebabkan kerugian yang tidak sedikit.


"Kerugian karena kemacetan, kerugian karena kebanjiran, kerugian karena kebakaran, kerugian karena penurunan permukaan tanah, jadi kita mengeluarkan uang hanya untuk mengatasi masalah, masalah, dan masalah," jelasnya.

Menurut Yayat, penyakit Jakarta ada yang berasal dari dalam maupun luar Jakarta.

"Jadi banyak masalah Jakarta yang sumbernya dari luar, urbanisasi, persoalan banjir, persoalan kemacetan, itu harus diakui masalah utama yang terjadi, itu ada di dalam, ada di luar," sebutnya.


Selain itu, dia menilai banyak sumber daya yang ada di Jakarta berasal dari wilayah sekitarnya seperti Bogor, Depok, Bekasi dan Tangerang. Dengan kata lain Jakarta bergantung pada wilayah sekitarnya untuk memenuhi berbagai kebutuhan.

"Jadi banyak yang sebetulnya sumber daya Jakarta sangat tergantung dengan mitra-mitra wilayah sekitarnya," tambahnya. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com