Konsultasi Properti

img_list
Rumahku.com fb: Rumahku.FansPage twitter: @rumahku Instagram: @rumahkucom Portal Properti No.1
Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 06 Mei 2019 11:07 WIB

RI Mau Pindah Ibu Kota, Bappenas Sebut Jakarta Buatan VOC dan Belanda

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Museum Sejarah Jakarta/Foto: Agung Pambudhy Museum Sejarah Jakarta/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengungkapkan latar belakang wacana perpindahan ibu kota negara muncul. Selain dari latar belakang kesenjangan antar wilayah, ada faktor sejarah yang menjadi acuan pemerintah dalam membahas wacana ini.

Bambang menjelaskan, Jakarta menjadi ibu kota berawal dari masa penjajahan Belanda. Didukung fakta sejarah tersebut, dia bilang pemerintah ingin membangun sebuah kota baru yang benar-benar murni dibangun oleh bangsa sendiri.

"Ada satu fakta sejarah bahwa Jakarta jadi ibu kota itu karena pusat pemerintahan kolonial Belanda. Awalnya dikembangkan VOC dan diteruskan pemerintah kolonial Belanda. Tentunya kita ingin punya ibu kota yang berasal dari pemikiran kita sendiri. Kita ingin punya ibu kota yang bersifat international class," kata Bambang dalam diskusi di Gedung Bina Graha, Kantor Staf Presiden, Jakarta, Senin (6/5/2019).


Selain itu, isu kesenjangan antara wilayah Jawa dan luar Pulau Jawa yang sangat tinggi menjadi faktor dasar yang membuat perpindahan ibu kota perlu dikaji. Jakarta sebagai kota terpadat di Indonesia jumlah penduduknya mencapai 10 juta, sedangkan yang kedua, yakni Surabaya hanya sekitar 3 jutaan.

"Bahkan 5 dari 10 kota terpadat itu ada di wilayah Jabodetabek. Jadi kesenjangan antara Jakarta dan di sekitarnya sangat tinggi," katanya.


Faktor lainnya adalah Jakarta mengalami beban yang luar biasa. Masalah kemacetan, banjir hingga ketersediaan air bersih sulit mengharapkan Jakarta tetap menjadi kota yang berkelanjutan di masa depan.

"Kemacetan membebani kerugian ekonomi Rp 56 triliun per tahun. Ada juga kerugian akibat lingkungan hidup dan dari penggunaan BBM yang tinggi. Ditambah kualitas air yang 56% nya tercemar berat," ungkapnya.


Tonton video Seberapa Urgensinya Ibu Kota Dipindah?:

[Gambas:Video 20detik]


RI Mau Pindah Ibu Kota, Bappenas Sebut Jakarta Buatan VOC dan Belanda
(eds/ara)
Klik di sini untuk mengirimkan pertanyaan yang ingin dikonsultasikan dengan kami. Konsultasi seputar perencanaan keuangan, properti dan UKM.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com