Banyak Spekulan Tanah Ibu Kota Baru, Bappenas: Jangan Mimpi

Hendra Kusuma - detikFinance
Selasa, 20 Agu 2019 18:54 WIB
Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Jakarta - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) mengimbau kepada para spekulan tanah untuk tidak berspekulasi mengenai lokasi calon ibu kota negara yang baru. Sebab, Pemerintah sampai saat ini masih menutup rapat-rapat mengenai provinsi apa yang akan menjadi ibu kota negara atau calon pengganti DKI Jakarta sebagai pusat pemerintahan.

"Intinya berbagai hal sudah saya sampaikan, ada lahan luas, jangan bikin di atas lahan yang pas-pasan, maka dicari yang luas, yang dikuasai pemerintah," kata Menteri PPN Bambang Brodjonegoro di kantor Bappenas, Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Hingga saat ini banyak spekulan tanah yang berselancar di website untuk menjual tanah dengan embel-embel berada di lokasi calon ibu kota negara.



Bambang menegaskan, lokasi pusat pemerintahan yang akan dipindahkan ke Pulau Kalimantan merupakan milik pemerintah dan lahannya sangat luas. Sehingga tidak ada lagi kegiatan ganti rugi.

Oleh karena itu, Bambang mengingatkan kepada para spekulan untuk tidak bermimpi mendapatkan keuntungan dari hasil 'gorengan' lahan.

"Yang di sini ada bakat di properti jangan mimpi jadi spekulator karena lahan yang digunakan dikuasai pemerintah," ungkapnya.



Simak Video "Pemerintah Siapkan 3 Juta Lapangan Pekerjaan di Ibu Kota Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/eds)