Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 10 Sep 2019 19:21 WIB

Anggaran Bangun Ibu Kota Baru Rp 466 T Belum Final

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Ibu kota baru di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara (Instagram Jokowi) Foto: Ibu kota baru di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara (Instagram Jokowi)
Jakarta - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) bakal menghitung lagi kebutuhan anggaran membangun ibu kota baru negara di Kalimantan Timur (Kaltim).

Deputi Bidang Pengembangan Regional Bappenas Rudy Soeprihadi Prawiradinata menerangkan bahwa anggaran senilai Rp 466 triliun belum final. Pasalnya itu masih hitungan berdasarkan tiga alternatif lokasi ibu kota baru.

"Ini pastinya yang kita siapkan biayanya berbasis tiga alternatif kemarin, tiga lokasi Kalteng, Kalsel, sama Kaltim. Jadi kita masih berdasarkan itu. Oleh karena itu dalam waktu dekat kita akan dalami lagi khusus untuk Kaltim, lebih dalam," katanya di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (10/9/2019).



Dia belum bisa menyimpulkan apakah nantinya nilai anggaran pembangunan ibu kota baru negara bertambah atau justru berkurang.

"Itu kita belum tahu. Saya nggak bilang bakal pasti berubah. Tapi (Rp 446 triliun) kan kembali, itu kan perkiraan dari tiga lokasi yang kita belum tahu kan. Artinya belum tahu di mana. Sekarang kan presiden sudah menetapkan ya, itu kita kaji lagi," jelasnya.

Kepastian soal besaran anggaran pindah ibu kota negara akan selesai akhir tahun ini. Dalam tiga bulan ke depan pihaknya melakukan hitung-hitungan.

"Akhir tahun ini insyaallah bisa selesai karena kita dalam tiga bulan ke depan," tambahnya.

Simak Video "Dear Pemerintah, Waspadai Isu Lingkungan yang Bisa Muncul di Ibu Kota Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com