Kajian Lingkungan Ibu Kota Baru Ditarget Rampung November

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 20 Sep 2019 15:05 WIB
Foto: Dikhy Sasra
Jakarta - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tengah menyiapkan kajian lingkungan hidup strategis (KLHS) untuk ibu kota baru di Kalimantan Timur. Kajian ini sebagai perlindungan dan pengaman lingkungan (environmental safeguards) dalam penyelesaian masterplan ibu kota negara.

Menteri LHK Siti Nurbaya mengatakan, kajian ini mesti rampung November.

"Awal November harus sudah selesai (KLHS), KLHS ini sebagai safeguards yang harus dibangun lebih dahulu," ujarnya mengutip laman KLHK, Jumat (20/9/2019).

Dia menjelaskan, KLHS akan disusun dengan cepat tapi juga memperhatikan prosedur yang benar. Dia meminta agar penyusunan KLHS mengajak sebanyak mungkin pihak untuk dialog.


"Saya minta dalam penyusunan KLHS ini dialog-dialognya diperkuat, bukan hanya merangkum dari data dokumen saja. Karena perencanaan yang benar itu adalah yang dialogis," terangnya.

Lebih lanjut, selama bulan September dan Oktober tahun 2019, KLHS difokuskan pada identifikasi isu-isu penting dan mendesak di dua wilayah kabupaten yang ditunjuk sebagai calon ibu kota negara. Sehingga, diharapkan dapat diperoleh gambaran umum tentang kemampuan daya dukung lingkungan hidup di wilayah tersebut, potret persoalan lingkungan dan keanekaragaman hayati yang ada.

Lingkup Kajian dalam KLHS ini adalah proteksi wilayah lindung, daya dukung dan daya tampung lingkungan, perkiraan dinamika sosial ekonomi budaya, habitat flora dan fauna, keberlanjutan air, pola dan resiko pencemaran serta kerusakan lingkungan, serta tekanan terhadap hutan dan perubahan penggunaan lahan.



Kajian Lingkungan Ibu Kota Baru Ditarget Rampung November


Simak Video "Emisi Karbon Turun, RI Dapatkan Rp 800 Miliar dari Norwegia"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)