Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 16 Jan 2020 06:22 WIB

Setelah Pangeran Arab, Giliran Tony Blair Masuk Tim Pemindahan Ibu Kota RI

Trio Hamdani - detikFinance
Setelah Pangeran Arab, Giliran Tony Blair Masuk Tim Pemindahan Ibu Kota RI. Foto: REUTERS/Francis Mascarenhas
Jakarta - Kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Uni Emirat Arab (UEA) mendapat kesepakatan investasi yang nilainya sangat besar. Bertemu dengan Putra Mahkota Abu Dhabi Sheiks Mohamed Bin Zayed (MBZ), Jokowi menghasilkan kesepakatan investasi dengan nilai US$ 22,89 miliar atau setara Rp 314,9 triliun.

Kesepakatan itu terdiri dari 11 perjanjian bisnis dan 5 perjanjian pemerintah dengan pemerintah yang meliputi bidang energi, migas, petrokimia, pelabuhan, telekomunikasi, dan riset.

Dalam pertemuan itu, pihak Abu Dhabi juga menyatakan minat untuk terlibat dalam proyek pemindahan ibu kota ke Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim).

Mendengar minat tersebut, Jokowi pun langsung menawarkan MBZ masuk dalam dewan pengarah pemindahan ibu kota negara (IKN) Indonesia yang baru.

"Pada pertemuan di Abu Dhabi ini, presiden RI menawarkan kepada Putra Mahkota untuk menjadi semacam dewan pengarah di dalam ibu kota baru yang akan segera dibangun pada 2020 sekarang ini," kata Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (13/1/2020).

Rupanya ada figur asing lainnya yang mengisi posisi dewan pengarah. Siapa dia?
Selanjutnya
Halaman
1 2 3
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com