Proyek Jalan di Lokasi Ibu Kota Baru Digeber Medio 2020

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 19 Feb 2020 22:26 WIB
Presiden Joko Widodo memutuskan ibu kota baru Indonesia di Kalimantan Timur (Kaltim. Berikut ini penampakan salah satu titik lahan untuk ibu kota baru di Kaltim
Penampakan lokasi ibu kota baru di Kaltim/Foto: Eduardo Simorangkir
Jakarta -

Pemerintah akan memulai pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur mulai 2020, tepatnya pada semester II. Dirjen Cipta Karya Danis Sumadilaga menjelaskan sesuai jadwal Kementerian PUPR, tahun ini dimulai pembangunan jalan akses ke lokasi ibu kota baru dan membangun bendungan.

"Kalau di jadwal kita, misalnya kita akan mulai menyiapkan bendungan air. Kemudian akses jalan ke lokasi. Semester II 2020 kita mulai," kata Danis di kantor Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Jakarta Pusat, Rabu (19/2/2020).

Menurutnya dana pembangunan ibu kota baru akan bersumber dari APBN dan non APBN lewat kerja sama pemerintah dengan badan usaha. Namun, untuk pembangunan yang dimulai tahun ini kemungkinan besar akan menggunakan APBN.

"Kan pembangunan ini ada yang bersumber APBN, dan non APBN. (Semester II) APBN. Kalau kita sudah kita identifikasi subjek kepada UU, semuanya, secara teknis yang sudah kita identifikasi adalah untuk sumber daya air dan akses jalan," jelas Danis.


Dia memperkirakan kemungkinan biaya yang dikeluarkan dari APBN untuk memulai pembangunan pertama ibu kota baru besarannya sekitar Rp 500 miliar.

"Paling sekedar uang muka saja itu. Rp 500-an (miliar) nilai awal, tergantung besaran nilai kontraknya," kata Danis.

Sebelumnya, Deputi Bidang Pengembangan Regional Bappenas, Rudy Prawiradinata mengatakan konstruksi di ibu kota baru masih menunggu Rancangan Undang-undang (RUU) pemindahan ibu kota negara. Ditargetkan, pembangunan baru akan dimulai Juni-Juli mendatang.

"Tahun ini soft groundbreaking (ibu kota baru), baru buat jalannya saja. Nanti Juni-Juli (2020). Nunggu RUU-nya dulu baru mulai konstruksinya. Kalau RUU semua sudah jadi baru, nanti mungkin Juni-Juli baru mulai," kata Rudy kepada detikcom, Senin (10/2/2020).



Simak Video "Fasilitas Serba Internasional di Ibu Kota Baru RI"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)