Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 17 Mar 2020 12:18 WIB

Jokowi Beberkan Rekonstruksi Pascagempa Lombok Mandek

Danang Sugianto - detikFinance
Jokowi Foto: BPS
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini kembali menggelar rapat terbatas dengan para menterinya melalui telekonferensi. Kali ini Jokowi membahas progres rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gempa di NTB pada Juli 2018.

Saat itu Jokowi ingin dilakukan rehabilitasi dan rekonstruksi dengan mengeluarkan Inpres Nomor 5 Tahun 2018 tentang Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Gempa Bumi di Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, Kota Mataram, dan wilayah terdampak di Provinsi NTB.

"Kita tahu gempa terjadi di Juli 2018 dan telah kita terbitkan Inpres Nomor 5 2018, yang memberikan target waktu penyelesaian rehabilitasi maupun rekonstruksi. Untuk fasilitas pendidikan, kesehatan, agama, dan penunjang perekonomian seperti pasar harus sudah diselesaikan paling lambat Desember 2018," katanya saat membuka rapat terbatas secara online dilansir dari akun streaming Sekretariat Negara, Selasa (17/3/2020).


Sementara untuk rehabilitasi dan rekonstruksi rumah penduduk Inpres itu menetapkan target paling lambat Desember 2019. Namun ternyata target itu belum tercapai. Masih ada rumah yang belum selesai direkonstruksi

"Dari laporan yang saya terima, rehabilitasi dan rekonstruksi rumah penduduk belum dapat diselesaikan secara tuntas," tambahnya.

Target rumah yang dilakukan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa NTB sebanyak 226.204 rumah. Namun hingga Maret 2020 yang sudah selesai dibangun hanya 168.684 unit rumah yang telah selesai dibangun.

"Dan 40.000 rumah lainnya masih dalam proses pengerjaan. Karena itu saya minta laporan soal ini," tegasnya.



Simak Video "Saat Jokowi Pimpin Rapat Kabinet via Telekonferensi"
[Gambas:Video 20detik]
(das/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com