Lama Kerja dari Rumah, Perkantoran Bakal Sunyi saat New Normal?

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 08 Jun 2020 16:28 WIB
H-2 Lebaran, sejumlah perkantoran di Jakarta mulai beraktivitas seperti biasanya. Begini kondisinya.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Pemerintah sudah siap menerapkan tatanan kehidupan baru atau new normal. Kantor-kantor di pusat Jakarta akan diperbolehkan lagi beroperasi.

Namun setelah beberapa bulan menerapkan kerja dari rumah atau work from home (WFH), diprediksi pengusaha akan meneruskan konsep kerja itu. Jika benar maka kantor di pusat Jakarta akan ditinggalkan demi efisiensi.

"Kekhawatiran saat ini kan banyak pengusaha yang malah melihat WFH ini lebih efektif dan efisien. Jadi sebagian perusahaan akan menerapkan ini berlanjut. Sampai kapannya, kita nggak tahu. Tapi ini salah satu langkah antisipasi yang dilakukan banyak oleh pengusaha," kata CEO Indonesia Property Watch Ali Tranghanda kepada detikcom, Senin (6/8/2020).

Menurut Ali saat ini mulai muncul kecenderungan pengusaha kelas menengah untuk memindahkan kantornya dari wilayah CBD di pusat Jakarta ke wilayah sekunder seperti Tangerang, Bekasi, Bogor dan Depok.

"Pengusaha akan melihat daerah mana yang paling banyak karyawannya. Sudah mulai ada indikasi seperti itu, sudah mulai pengusaha melirik ke wilayah sekunder itu. Meskipun di CBD yang perusahaan menengah itu masih ada, tapi rencana ke sana sudah mulai dipikirkan," terangnya.

Menurut perkiraan Ali perpindahan kantor dari perusahaan menengah tidak akan terlihat di 1-2 bulan ke depan. Perpindahan itu akan mulai terjadi di akhir tahun nanti, ketika kontrak sewa berakhir.



Simak Video " Ini Aturan New Normal bagi Karyawan"
[Gambas:Video 20detik]
(das/fdl)