Penarikan Iuran Tapera Bisa Molor dari Target, Kenapa?

Soraya Novika - detikFinance
Kamis, 16 Jul 2020 16:24 WIB
Ilustrasi THR
Ilustrasi/Foto: Muhammad Ridho
Jakarta -

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menargetkan pengumpulan dana simpanan peserta dimulai pada Januari 2021 mendatang. Di tahap awal, BP Tapera akan menarik iuran peserta pegawai negeri sipil (PNS) dan TNI/Polri terlebih dahulu, kemudian bertahap ke peserta lainnya yaitu BUMN, BUMD, BUMDes hingga pekerja swasta dan mandiri.

Namun menurut Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR, Eko Djoeli Heripoerwanto, program tersebut bisa saja mundur dari jadwal jika dasar-dasar operasionalnya belum terpenuhi. Dengan begitu, BP Tapera belum bisa memulai operasinya pada tahun depan.

"Kita masih punya PR antara lain satu, amanat bentuknya adalah Peraturan Presiden (Perpres). Kemudian 10 amanat dalam bentuk Peraturan Menteri (Permen), lalu 13 amanat dalam peraturan BP Tapera," ujar Eko dalam webinar nasional, Kamis (16/7/2020).

Adapun berbagai peraturan pendukung tersebut tidak hanya dikeluarkan oleh satu pihak saja. Beleid itu terdiri dari satu amanat Perpres, 10 amanat Permen, kemudian 13 amanat Peraturan BP Tapera. Sebanyak dua dari 10 Permen yang sedang dalam proses penyelesaian adalah Keputusan Menteri PUPR tentang Tim Likuidasi dan Peraturan Menteri Keuangan tentang Tata Cara Pengalihan dan Pengembalian Dana Taperum PNS, sisanya harus dikeluarkan oleh Menteri BUMN, Menteri Tenaga Kerja, Menteri Dalam Negeri, dan sebagainya.

"Kalau ini selesai di tahun ini, maka di tahun 2021 nanti Tapera bisa beroperasi. Tetapi kalau dasar operasional ini belum ada, maka itu tidak bisa dijalankan Taperanya," sambungnya.

Eko menambahkan, tim perencana BP Tapera saat ini masih mengerjakan tiga PR utama secara paralel sebelum masuk ke PR keempat pada 2021. Adapun PR bagi BP Tapera saat ini terkait dengan likuidasi dana Taperum ke Tapera, masalah dana FLPP hingga mendata PNS, TNI dan Polri yang akan dialihkan ke program Tapera.

"Termasuk penyiapan pengalihan dana FLPP dan sebagainya. Itu kita lakukan secara paralel sampai dengan 5 bulan ke depan," pungkasnya.



Simak Video "Berapa Sih Besaran Gaji yang Diserap Iuran Tapera?"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)