Kebut Sertifikasi, Sofyan Djalil Rekrut 12 Ribu Juru Ukur Tanah

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 27 Jul 2020 13:15 WIB
Menteri ATR Sofyan Djalil
Foto: Menteri ATR Sofyan Djalil - Dok Humas Kementerian ATR
Jakarta -

Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil telah merekrut 12 ribu juru ukur tanah independen sejak 2016. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pengukuran tanah dalam proses sertifikasi.

Dia bercerita awalnya, pengukuran tanah hanya dilakukan oleh PNS Kementerian ATR/BPN. Namun, jumlah juru ukur ini sangat terbatas.

Di awal Sofyan menjadi menteri misalnya, dia bercerita secara nasional cuma ada 2 ribuan juru ukur dari Kementerian ATR/BPN. Bahkan, juru ukur tersebut kini banyak yang sudah mulai menjadi pejabat sehingga makin sedikit yang bisa melakukan pengukuran langsung ke lapangan.

"Kita lakukan inovasi, dulu penghitungan tanah cuma dilakukan oleh pegawai ASN dari BPN. Waktu saya masuk ke BPN, jumlah juru ukur cuma sekitar 2.200 orang seluruh Indonesia. Sebagian besar dari mereka sudah jadi pejabat, jadi sudah jarang pergi mengukur," cerita Sofyan kepada tim Blak-blakan detikcom.

Untuk menambah juru ukur, Sofyan merekrut juru ukur independen. Juru ukur ini juga diuji kemampuannya oleh BPN dan diberikan sertifikat sebelum terjun ke lapangan.

"Nah kita kenalkan juru ukur independen, kita latih orang yang punya kemampuan, kita kasih uji, kita kasih sertifikat. Jadi juru ukur bersertifikat," ungkap Sofyan.

"Hari ini juru ukur independen dan bersertifikat itu sudah ada 12 ribu orang. Itu sangat membantu," lanjutnya.



Simak Video "Blak-blakan Menteri Agraria Soal Sertifikasi hingga Bank Tanah Negara"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)