Di Tengah Pandemi, Orang RI Bikin Apartemen Rp 1 Triliun di Melbourne

Herdi Alif Alhikam - detikFinance
Selasa, 13 Okt 2020 12:44 WIB
Apartemen mewah Artis by Crown
Foto: Dok. Crown Group
Jakarta -

Pengusaha properti kawakan asal Indonesia, Iwan Sunito kembali mengembangkan hunian apartemen di Australia. Apartemen ini akan dibangun sebanyak 153 unit dalam dua tower bertajuk Artis.

Lewat perusahaannya yang dibuat di Australia, Crown Group, Iwan akan merilis apartemen Artis pada November 2020 secara bergelombang di beberapa negara, yang pertama di Indonesia.

Lokasi apartemen ini ada di Melbourne, tepatnya di daerah Southbank. Jaraknya sekitar 1,5 km dari pusat kota dan bisnis Melbourne.

"Project kita ini namanya Artis, terinspirasi dari lokasinya. Ini berbatasan dengan kawasan seni Saint Kilda Street punya view yang bagus, lokasinya juga nggak crowded,," ungkap Iwan dalam konferensi pers virtual bersama wartawan, Selasa (13/10/2020).

Dia menjelaskan proyek apartemen ini memiliki nilai proyek sebesar Rp 1 triliun. Di Melbourne sendiri pihaknya menargetkan pengembangan properti hingga Rp 30 triliun di sana.

"Project value-nya ini Rp 1 triliun. Lumayan untuk masuk Melbourne dengan biaya Rp 1 triliun," ujar Iwan.

Lebih lanjut dia menyebutkan harga unit apartemen yang ditawarkan berada di bawah 1 juta Dolar Australia. Dia merinci, untuk unit dengan satu kamar harganya berada di 400-500 ribu Dolar Australia, sementara dengan dua kamar berada di harga 700 ribuan Dolar Australia.

Bila dirupiahkan dengan kurs terkini Rp 10.600 per Dolar Australia, satu unit apartemen Artis dengan satu kamar harganya mencapai Rp 4,2-5,3 miliar. Lalu unit dengan dua kamar seharga Rp 7,4 miliar.

Dia mengatakan pihaknya akan merilis proyek ini pertama kali di Indonesia, dan menargetkan penjualan sebesar 15 juta Dolar Australia.

"November dibuka di Indonesia dulu, targetnya 15 juta Dolar Australia dari Indonesia. Nanti baru ke China, Hong Kong, dan Melbourne-nya sendiri," ungkap Iwan.



Simak Video "Deretan Orang Terkaya Dunia yang Merugi Rp 642 T Dalam Sepekan"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)