Heboh Remaja Bikin 'Showroom' di Dalam Perumahan, Pengembang: Ngawur!

Trio Hamdani - detikFinance
Minggu, 18 Okt 2020 16:30 WIB
Penghuni-Sekuriti Perumahan di Tangerang Ribut Gegara Rumah Showroom Mobil
Foto: (screenshot video)
Jakarta -

Seorang penghuni Perumahan Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang menyulap rumah yang dia kontraknya menjadi 'showroom'. Hal itu membuat warga tidak nyaman. Sebab, TS (21) memarkirkan hingga 15 mobil di sekitar rumahnya secara sembarangan hingga ke jalan depan carport.

Kejadian itu membuat heboh bahkan sampai menyebabkan sejumlah sekuriti dan penghuni terlibat cekcok.

Pengembang perumahan yang tergabung dalam Real Estate Indonesia (REI) pun menyayangkan perbuatan tersebut. Menurut Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida, sebenarnya sudah ada aturan di kompleks perumahan yang tidak boleh mengganggu ketertiban dan penghuni lain.

Membuat 'showroom' di dalam cluster perumahan jelas mengganggu kenyamanan para tetangga sesama penghuni cluster.

"Mungkin orangnya nggak baca, kedua juga ngawur lah kalau menurut saya," kata dia saat dihubungi detikcom, Minggu (18/10/2020).

Dia mengatakan, jika ditemukan kejadian seperti itu di kompleks perumahan bisa melaporkan ke REI. Nanti asosiasi tersebut akan bersurat ke si pengembang yang bersangkutan untuk menertibkan.

Menurutnya jika kejadian seperti itu tidak ditertibkan akan semakin tidak karuan dan bakal mengganggu kenyamanan penghuni lainnya.

"Kan kita ada wakil ketua umum bidang tata ruang. kita sendiri juga ada wakil ketua umum bidang perlindungan konsumen yang beberapa surat masuk ada, kita sudah teruskan ke developer kita pantau, karena kalau nggak, nggak karu-karuan nanti. Kasihan masyarakat yang lainnya," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah sekuriti dan penghuni Perumahan Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang, terlibat cekcok karena keberadaan 'showroom' mobil di depan rumah. Tak tanggung-tanggung, penghuni berinisial TS (21) itu memarkirkan hingga 15 mobil di sekitar rumahnya.

"Mobilnya saya lupa jumlah pastinya, ada sekitar 10-15 mobil lah," kata Kapolsek Cipondoh AKP Maualan Mukarom saat dihubungi detikcom, Sabtu (17/10/2020).

Yang membuat warga tidak nyaman, TS memarkirkan mobilnya sembarangan. Warga pun merasa terganggu dengan banyaknya mobil yang diparkir hingga ke jalan depan carport.

"Parkir sembarangan, di depan rumah, di samping, di jalan, sehingga warga merasa resah," imbuhnya.

(toy/dna)