Jokowi Sebut Sertifikatkan Semua Tanah Butuh 160 Tahun, Jika...

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 09 Nov 2020 15:02 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan ribuan sertifikat tanah kepada masyarakat Purworejo, Jawa Tengah, Kamis (29/8/2019). Jokowi menargetkan pada tahun 2025 nanti, sertifikat di seluruh Indonesia bisa dibagikan.
Presiden Joko Widodo (Jokowi)/Foto: Rinto Heksantoro
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini membagikan 1 juta sertifikat tanah yang tersebar di 31 provinsi. Jokowi mengatakan, jumlah sertifikat yang dibagikan kali ini sangat besar.

Dia bilang, sebelum tahun 2017 sertifikat yang dibagikan tiap tahunnya hanya 500 ribu sertifikat untuk seluruh Indonesia.

"1 juta sertifikat adalah jumlah yang sangat besar sekali, mengingat ini sebelum program PTSL ini, setiap tahun sebelum 2017 setiap tahun kita hanya mengeluarkan kurang lebih 500 ribu sertifikat se-Indonesia," kata Jokowi saat membagikan sertifikat, Senin (9/11/2020).

Jokowi bilang, jika hanya 500 ribu sertifikat setahun maka waktu yang dibutuhkan untuk menyertifikatkan seluruh tanah di Indonesia butuh waktu 160 tahun.

"Kalau kita hitung setahun hanya 500 ribu untuk seluruh sertifikat dari setiap bidang yang dimiliki masyarakat di seluruh Tanah Air itu butuh waktu 160 tahun sertifikat baru jadi, 160 tahun. Bapak ibu mau nunggu 160 tahun?" ujarnya.

Jokowi melanjutkan, sertifikat yang harus dikeluarkan mencapai 126 juta sertifikat untuk seluruh tanah di Indonesia. Pada tahun 2015, tanah yang sudah tersertifikat baru 46 juta.

"Karena di seluruh Tanah Air ini yang harus disertifikatkan ada 126 juta sertifikat, karena di tahun 2015 baru ada 46 juta sertifikat masih kurang 80 juta. Kalau setahun hanya 500 ribu artinya nunggunya 160 tahun," ujarnya.

(acd/ara)