Jika Target Sertifikat Tanah Tak Tercapai, Jokowi: Menterinya Hati-hati!

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 09 Nov 2020 15:40 WIB
Menhan Prabowo Subianto dan para menteri lain di Kabinet Indonesia Maju hadiri rapat terbatas yang digelar Jokowi. Ada sejumlah hal yang dibahas di ratas itu.
Presiden Joko Widodo (Jokowi)/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, sebelum tahun 2017 sertifikat tanah yang diterbitkan sekitar 500 ribu sertifikat per tahun. Menurut Jokowi, jika hanya 500 ribu setiap tahun maka tanah di seluruh Indonesia baru tersertifikat 160 tahun.

Jokowi pun ingin penerbitan sertifikat ini dipercepat. Jokowi pernah menyampaikan jika dirinya bekerja dengan target.

"Sehingga saya sampaikan Pak Menteri saat itu, 'Pak Menteri nggak bisa kita bekerja seperti ini, kita bekerja dengan target yang akan saya berikan'," kata Jokowi dalam acara penyerahan sertifikat, Senin (9/11/2020).

Jokowi menekankan, dirinya bekerja dengan target dan tidak main-main. Dirinya menyinggung agar pejabat daerah sampai menteri 'hati-hati' jika target itu tidak tercapai.

"Jadi saya bekerja dengan target-target dan yang saya berikan target itu betul-betul nggak main-main, kita janjian. Kalau targetnya nggak tercapai hati-hati kepala kantor di kabupaten kota hati-hati, kanwilnya di pronvisi juga hati-hati, menterinya juga hati-hati. Saya hanya ngomong hati-hati," paparnya.

Jokowi pun bersyukur. Pada tahun 2017 tanah yang disertifikat mencapai 5,4 juta bidang, jauh di atas tahun 2015 yang hanya 500 ribu.

Berlanjut ke halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2