Pakai Uang Pinjaman Jepang, UGM Bangun Smart Center Anti Gempa

Trio Hamdani - detikFinance
Minggu, 22 Nov 2020 10:20 WIB
Gerbang kampus UGM.
Foto: Dok Humas UGM
Jakarta -

Universitas Gajah Mada (UGM) bakal dibangun fasilitas Gedung Smart and Green Learning Center (SGLC ) dan Engineering Research Innovation Center (ERIC). Pembangunan dilakukan oleh Konsorsium WIKA (KSO WIKA).

Pembangunan fasilitas tersebut didanai oleh Japan International Cooperation Agency (JICA), dan Konsorsium WIKA telah menandatangani kontrak Pelaksanaan Pembangunan Paket 1 JICA Loan IP-576 tersebut.

Proyek senilai Rp 218,79 miliar itu didesain untuk memiliki beberapa keunggulan, yakni berstandardisasi green building platinum & smart building, mengimplementasikan sistem teknologi peredam gempa dan IT dalam proses konstruksi.

"WIKA berbangga bisa menjadi bagian dalam pembangunan pembangunan universitas kelas dunia yang mengembangkan kewirausahaan sosial seperti halnya UGM. Insha Allah, proyek ini dapat selesai tepat waktu dengan kualitas yang memuaskan," ujar Direktur Operasi III WIKA Sugeng Rochadi melalui keterangan tertulis, Minggu (22/11/2020).

Proyek tersebut akan dikerjakan selama 540 hari kalender kerja dengan masa pemeliharaan selama 360 hari kalender kerja. Lingkup pekerjaan konsorsium meliputi struktur, arsitektur, mekanikal, elektrikal dan plumbing.

Akan diterapkan pula teknologi peredam gempa dengan sistem viscoelastis vibration rubbers dampers pertama di Indonesia. Yang menjadi pertimbangan ataupun kalkulasi mitigasinya adalah rawannnya gempa di wilayah Yogyakarta.

Viscoelastis vibration rubbers dampers adalah sebuah sistem kontrol getaran atau peredam yang terdiri dari tiang penguat tegang dan karet viscoelastic yang mempunyai kekerasan yang tinggi. Karet di sini merupakan karet dengan kekerasan tinggi dan berkarakter sifat seperti kekakuan besar, suhu kecil, dan ketergantungan frekuensi dibandingkan dengan sebagian besar peredam viscoelastic biasa.

Gaya penegang yang dimasukkan ke dalam tiang penguat akan mengurangi celah kecil pada bagian-bagian sambungan, dan sistem ini memiliki kinerja untuk menyerap energi dalam kisaran amplitudo/getaran mikro hingga besar.

(toy/zlf)