Putra Mahkota Saudi Bocorkan Rencana Bangun Kota Bebas Mobil

Hendra Kusuma - detikFinance
Senin, 11 Jan 2021 10:16 WIB
Saudi Crown Prince Mohammed bin Salman speaks during the Future Investment Initiative Forum in Riyadh, Saudi Arabia October 24, 2018.  Bandar Algaloud/Courtesy of Saudi Royal Court/Handout via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS PICTURE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY.
Putra mahkota saudi Mohammed bin Salman/Foto: Dok. Bandar Algaloud/Courtesy of Saudi Royal Court/Handout via REUTERS
Jakarta -

Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman membocorkan visi terbarunya untuk masa depan negaranya. Ini bukan soal minyak yang sangat melimpah di negaranya, tapi mengenai pembangunan kota tanpa mobil, jalan raya, atau emisi karbon.

Kota bebas mobil ini akan dibangun sepanjang 170 kilometer (km). Kota ini disebut 'The Line' yang diprediksi menelan investasi sebesar US$ 500 miliar dan akan menjadi bagian dari proyek 'Neom'. Kota ini direncanakan mulai dibangun pada kuartal I-2021.

Mengutip SCMP, Senin (11/1/2021), The Line nantinya memiliki 1 juta penduduk dan menciptakan 380.000 pekerjaan pada tahun 2030. Pembangunan infrastrukturnya akan menelan US$ 100-200 miliar. The Line juga disebut sebagai kota penghubung dan dibangun di sekitar alam.

Neom merupakan sebuah megaproyek pariwisata yang diusung oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman sejak tahun 2017. Dibangun di wilayah seluas 26.500 kilometer persegi, proyek ini berencana menyulap daratan tandus yang lokasinya dekat dengan Terusan Suez, berjejeran dengan Laut Merah dan Teluk Aqaba.

"Tulang punggung investasi di The Line akan datang dari dukungan US$ 500 miliar kepada Neom oleh pemerintah Saudi, PIF, dan investor lokal dan global selama 10 tahun," katanya.

Pembangunan The Line juga dirasa perlu oleh Mohammed, apalagi setelah ketika minyak sudah tidak berjaya lagi ke depannya. Waktu yang dibutuhkan untuk menempuh The Line diperkirakan selama 20 menit.

(hek/ara)