Kekuatan Digital dan Media Sosial Jadi Juru Selamat Sektor Perumahan

Dana Aditiasari - detikFinance
Minggu, 14 Feb 2021 18:28 WIB
Seorang pengunjung melihat maket hunian vertikal sambil memantau dari website Rumah Murah BTN, di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (11/2/2021). Hunian vertikal khas kesukaan milenial ini juga untuk pembiayaannya didukung oleh bank BTN dengan DP dan bunga yang sangat terjangkau. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Foto: Rachman_punyaFOTO

Mengutip laporan yang dikeluarkan Deloitte berjudul 2021 Global Marketing Trends: Find your focus segmen Agility: Changing the playbook disebutkan agar perusahaan bisa bertahan konsep pemasaran harus dirombak besar-besaran. Digital atau online menjadi hal wajib yang dilakukan oleh perusahaan demi memenuhi kebutuhan konsumen.

Hasil survei yang dilakukan Deloitte yang melibatkan 2.447 responden (global) menampilkan 58% berminat dengan produk yang memiliki embel-embel "new normal" atau "normal baru".

Apalagi COVID-19 ini memang memaksa masyarakat untuk mengadopsi sistem digital dengan sangat cepat. Ada 63% responden yang sangat menyukai jika perusahaan menciptakan konten dengan desain yang menarik di media sosialnya. Perusahaan juga dinilai harus mampu mengadopsi platform agar saling terhubung seperti e-commerce, media sosial hal ini penting agar perusahaan bisa melihat ke mana arah minat masyarakat.

Associate Director, Marketing & Communications at Colliers International Yulia Miranti, media sosial memang menjadi sangat penting untuk promosi produk dan brand awareness sebuah perusahaan.

Apalagi di masa pandemi ini yang terbatas untuk mendatangi lokasi. Media sosial bisa dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi produk di berbagai platform.

"Lebih baik jika calon pembeli bisa mendapatkan pengalaman 360 mereka tak hanya melihat foto tapi juga video atau bahkan virtual reality (VR) yang baik dari media sosial dan website," jelasnya.

Saat ini sejumlah pengembang perumahan sudah mulai gencar menggunakan berbagai platform sosial media. Konten yang dibuat tak hanya memberikan informasi promosi tapi juga tips dan trik berburu rumah. Jadi dari konten tersebut calon konsumen bisa mendapatkan pengetahuan yang lebih.

Namun memang, dalam promosi terdiri dari beberapa faktor dan media sosial adalah salah satunya. Pengembang juga harus jeli dalam membidik konsumen sehingga bisa disesuaikan dengan sarana promosi yang akan dikerjakan.

"Harus cocok dengan identitas perusahaan, karena untuk beradaptasi ke pemasaran digital juga harus sesuai dengan culture perusahaan yang dibangun, tidak bisa hanya mengikuti tren semata," ujarnya.

Dalam laporan Colliers Quarterly IV 2020 untuk kategori apartment & expat housing disebutkan saat ini kebanyakan calon konsumen juga masih melakukan wait and see. Pengembang bisa memanfaatkan momen ini dengan memberikan penawaran dan banyak insentif yang menarik minat konsumen.

Seperti banyak potongan harga, cashback, paket unit dengan perabot, gratis biaya pemesanan. Hal-hal tersebut bisa dilakukan agar penjualan bisa meningkat.

Karena itu perbankan juga berupaya mewujudkan layanan digital yang bisa memfasilitasi kebutuhan konsumen dalam memiliki hunian impian. Meskipun di masa pandemi ini, layanan perbankan juga terdisrupsi dan mau tidak mau beralih ke digitalisasi.

Plt Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu mengungkapkan BTN memaksimalkan layanan digital dengan banking from home hingga meningkatkan kualitas layanan aplikasi mobile banking.

"Ada juga variasi produk KPR yang diracik dengan produk cash management maupun produk tabungan untuk menarik nasabah agar lebih loyal terhadap BTN," jelasnya.

BTN juga berupaya untuk mendorong keterjangkauan akses perumahan untuk lebih dari 6 juta masyarakat. Misalnya dengan membangun one stop shop dan home of Indonesia's best talent serta membangun portofolio berkualitas tinggi dan menurunkan rasio kredit macet. Nixon mengungkapkan properti ini menjadi salah satu sektor yang mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Bank yang berusia 71 tahun ini juga akan menggelar Anniversary BTN Solusi Properti Expo. Ini merupakan pameran properti virtual dan BTN menjadi bank One Stop Solution bagi semua konsumen di seluruh Indonesia yang ingin mewujudkan hunian impian.

Selain itu BTN juga meningkatkan transaksi baik melalui EDC, ATM dan Mobile Banking Bank BTN. Nixon mengatakan ada pula kerja sama dengan merchant seperti Alfamart, Indomaret, Mitra10 maupun Tokopedia, Bukalapak, Shopee sampai Linkaja dan Gopay.

Nixon berharap masyarakat makin akrab dengan Bank BTN tidak hanya sebagai Bank KPR tapi juga bank yang dapat memberikan solusi investasi dan layanan transaksi digital yang makin lengkap.

"71 Tahun BTN akan menjadi moment untuk kita bagaimana banyak masyarakat akan menjadikan BTN sebagai mitra dalam melayani kebutuhan perbankan mereka," tegasnya.

Bagaimana rincian programnya? Buka halaman selanjutnya.



Simak Video "TNI AD-BTN Teken MoU Pembiayaan Perumahan Prajurit"
[Gambas:Video 20detik]