Nasib Proyek Pindah Ibu Kota: Bertahap Mulai 2024

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 16 Mar 2021 06:07 WIB
Jokowi Pindahkan Ibu Kota
Foto: Ilustrasi: Zaki Alfarabi

Suharso mengatakan ibu kota negara baru di Kalimantan Timur akan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi melalui 6 klaster ekonomi dan 2 klaster pendukung.

Ibu kota baru juga disebut akan mengembangkan ekonomi regional sebesar 4-5 kali menjadi US$ 180 miliar. Wilayah ini juga akan menciptakan 4,3-4,8 juta lapangan pekerjaan di Kalimantan Timur tahun 2045.

Ibu kota baru juga akan jadi superhub. Nantinya, ibu kota baru akan memiliki 3 sifat sebagai superhub.

"Ibu Kota Negara sebagai superhub. Superhub IKN bersifat locally integrated, globally connecter, dan universally inspired," ujar Suharso.

Pertama, superhub sebagai inspirasi universal yaitu superhub yang menjadi teladan sebagai kota yang hijau, berkelanjutan, dan bertaraf hidup tinggi di tengah tantangan perubahan iklim dengan menggunakan teknologi.

Kedua, superhub dan dunia yaitu superhub yang membantu menempatkan Indonesia di posisi yang lebih strategis dalam jalur perdagangan dunia, arus investasi dan inovasi teknologi.

Ketiga, superhub dan Indonesia yaitu superhub yang mengubah perekonomian Indonesia menjadi lebih inklusif melalui strategi Tiga Kota, dengan penggerak ekonomi bagi Kalimantan Timur dan pemicu untuk memperkuat rantai nilai domestik di seluruh Kawasan Timur Indonesia dan seluruh Indonesia.


(eds/eds)