Lahan di Jakarta Semakin Padat, Pengembang Rumah Incar Kawasan Tepi

Abu Ubaidillah - detikFinance
Selasa, 13 Apr 2021 16:02 WIB
Premier Indonesia
Foto: Premier Indonesia
Jakarta -

Pembangunan di kawasan Jakarta kian hari dinilai kian masif, sehingga konsekuensinya lahan untuk pembangunan pemukiman baru semakin terbatas. Jika pun tersedia, harganya mungkin melonjak tinggi dan kuantitasnya minim.

Kondisi ini menyebabkan sejumlah pengembang memanfaatkan kawasan di tepi Jakarta. Salah satunya PT Qodau Sukses Propertindo, perusahaan Joint Venture antara PT Premier Qualitas Indonesia dan PT Biwel Sukses Bersama. Perusahaan ini mengembangkan kawasan Premier Estate 2 di Jalan Raya Kodau, Jatiwarna, Bekasi.

General Manager PT Premier Qualitas Indonesia, Benoit Giroux mengatakan diluncurkan pada April 2018, Premier Estate 2 memiliki total lahan seluas 9 hektare, meliputi 416 unit yang terdiri dari rumah dan shophouses berdesain modern. Saat ini lebih dari 80% unit di pengembangan tahap pertama telah terserap pasar dan diserahterimakan kepada pembeli.

"Premier Estate 2 adalah jaminan kualitas, tidak hanya dari konsep pengembangan tetapi juga mutu yang ditawarkan. Selain itu Premier Estate 2 berkomitmen untuk melakukan serah terima unit dalam periode 8 sampai 14 bulan lebih cepat dari rata-rata waktu standar yang berkisar 24 bulan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (7/4/2021).

Benoit mengatakan Premier Estate 2 memiliki lokasi yang sangat strategis karena bisa diakses melalui dua tol, yakni JORR dan tol lingkar dalam. Hal ini sangat memudahkan aktivitas sehari-hari penghuni. Premier Estate 2 juga dikelilingi berbagai fasilitas publik, misalnya sekolah bertaraf internasional, pusat perkantoran TB Simatupang, dan lainnya.

Dia juga menjelaskan menyusul kesuksesan pembangunan tahap pertama, PT Qodau Sukses Propertindo kembali memperkenalkan Pavilia at Premier Estate 2 di kawasan hunian Premier Estate 2. Unit-unit di cluster Pavilia dirancang dengan lebih modern dan berkelas untuk menawarkan hunian premium bagi penghuninya.

Benoit menjelaskan nama Pavilia terinspirasi dari kata Pavilion yang berarti tempat tinggal eksklusif bagi kaum bangswan dan elit. Demikian juga dengan Pavilia yang dikembangkan sebagai hunian untuk konsumen properti kelas premium di kawasan Jatiwarna.

Pavilia nantinya akan dibangun di atas lahan seluas 2 hektare, yang merangkum sebanyak 74 unit rumah dan 12 unit shophouses. Untuk rumah Pavilia menawarkan 4 pilihan type, yaitu Type Chamonix (LT/LB 72 m2/65 m2), Type Biarritz (LT/LB 84 m2/84 m2), Dancourt (LT/LB 144 m2/150 m2), Type Fresnay (LT/LB 120 m2/136 m2), serta Type Fresnay Special (LT/LB Var/LB 138 m2). Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 1,6 M-an hingga 3 M-an.

Dia menuturkan dalam memasarkan Pavilia at Premier Estate 2, PT Qodau Sukses Propertindo turut menggandeng IKEA, perusahaan perlengkapan rumah dan furniture asal Swedia. IKEA akan merancang interior hunian serta melengkapi aneka furniture pada unit tipe Fresnay dan Fresnay Special di Pavilia. Pembeli bisa langsung datang dan menempati rumah tanpa disibukkan dengan pengaturan interior.

Penghuni dapat merasakan solusi cerdas karena mengintegrasikan konsep furniture modular yang disesuaikan dengan setiap kebutuhan, karena produk IKEA yang menghiasi setiap ruangan menjadikan rumah sebagai tempat tinggal yang nyaman termasuk dalam melakukan keseharian yang produktif dan relaksasi. Untuk informasi lebih lanjut bisa kunjungi www.premierindonesia.com.

(mul/ega)